Sengketa Lahan PKOR, PT Wayhalim Polisikan Mantan Karyawan - RILIS.ID
Sengketa Lahan PKOR, PT Wayhalim Polisikan Mantan Karyawan
Muhammad Iqbal
Kamis | 19/09/2019 20.20 WIB
Sengketa Lahan PKOR, PT Wayhalim Polisikan Mantan Karyawan
Direktur Utama PT Way Halim Permai, Tommy Soekianto Sanjoto (kanan), bersama anaknya, Edbert, ketika diwawancarai, Kamis (19/9/2019). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ M Iqbal

RILIS.ID, Bandarlampung – Direktur PT Wayhalim Permai, Tommy Soekianto Sanjoto, melaporkan mantan karyawannya, Af, ke Polda Lampung dan Mapolresta Bandarlampung.

Ini terkait penyerobotan lahan tanpa hak di kawasan Jalan Sultan Agung, Wayhalim, Kota Bandarlampung. Tepatnya dalam bilangan PKOR Wayhalim. 

Af, menurut dia, berusaha menguasai lahan bekas pedagang kaki lima di PKOR. Padahal sebelumnya perkara ini sudah disidangkan.

”Sesuai surat keputuan MA Nomor 174 K/Pdt/2019 menyatakan untuk mengosongkan siapa saja yang menduduki tanah yang menjadi objek sengketa," paparnya kepada rilislampung.id, Kamis (19/9/2019).

Dia berpendapat, sesungguhnya tanah seluas 7,1 hektare (ha) tersebut bukan lahan sengketa, melainkan milik PT Wayhalim Permai. Untuk itu pihaknya pun melakukan langkah hukum kasasi ke Mahkamah Agung (MA). 

"Berdasarkan putusan kasasi MA bahwa sita eksekusi atas lahan tersebut diperolehkan. Tapi kepemilikan tidak boleh dan dia, Af, menyatakan telah menguasai tanah seluas 7,1 hektare itu," paparnya. 

Namun pada saat hendak disita untuk eksekusi lahan dari pedagang sempat diwarnai perlawanan oleh oknum tertentu. Af meminta Ya menyewakan lahan ke pedagang.

”Inikan lucu, jelas ada permainan mafia tanah," kesalnya. 

Lantaran adanya perlawanan tersebut, pihaknya melaporkan hal itu kepada pihak berwajib guna menindaklanjuti pokok permasalahan tersebut. 

Laporan tertuang dalam LP dengan nomor LP/B-1/3483/VIII/2019/SPKT/Resta Balam.

Terpisah Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Rosef Effendi, membenarkan laporan tersebut. Namun dia enggan membeberkan sudah sejauhmana.

"Masih lidik (penyelidikan)," singkatnya. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID