Setop Sebar Hoaks Letusan Krakatau, Hubungi Nomor Ini! - RILIS.ID
Setop Sebar Hoaks Letusan Krakatau, Hubungi Nomor Ini!
El Shinta
Kamis | 04/10/2018 05.30 WIB
Setop Sebar Hoaks Letusan Krakatau, Hubungi Nomor Ini!
Gunung Anak Krakatau. FOTO: Twitter @sutopo_pn

RILIS.ID, Bandarlampung – Berita hoaks terkait bencana alam dan status Gunung Anak Krakatau (GAK) yang tengah erupsi masih hangat diperbincangkan.

Sejumlah pihak tidak bertanggungjawab terus menyebarluaskan kabar dusta meresahkan ini.

Seperti pesan broadcast yang diterima melalui pesan WhatsApp beberapa hari terakhir pasca-mencuatnya berita erupsi GAK.

”Saudara-saudaraku di Panjang Bandarlampung, Kalianda, dan Bakauheni. Tolong dipantau GAK yang saat ini ada dalam status waspada,” isi pesan itu.

”Kalau terjadi erupsi belum diketahui apakah berdampak tsunami atau tidak. Tolong dipantau, terutama Panjang dan Telukbetung. Mudah-mudahan Allah menjauhkan kita dari musibah, aamiin...” bunyi tulisan selanjutnya.

Tak cukup sampai di situ. Pengirim pesan juga meminta masyarakat diKawasan Cilegon Anyer sudah diperingati agar menjauh dari pantai sejauh 2 km.

”Ini informasi dari liputan6 dan Indosiar," yakinnya.

Sejumlah akun Instagram dengan jumlah pengikut lumayan banyak turut membuat postingan meresahkan. 

Pesan beruntun tersebut sontak membuat warga panik. Salah satunya, Della Safitri (24) warga Panjang. Ia takut dan tidak bisa tidur dengan tenang pada malam hari. 

"Itu infonya GAK lagi meledak ya? Katanya sudah level waspada, benar nggak ya kalau itu bisa menyebabkan tsunami. Dapat juga broadcast-nya. Nggak bisa tidur kalau malam karena takut," ungkap Della, Rabu (3/10/2018). 

Kabid Kesiapsiagaan BPBD Kota Bandarlampung, M. Rizki, menegaskan agar warga tidak panik dan percaya dengan kabar bohong tersebut. 

"Kami beritahukan kepada masyarakat Bandarlampung khususnya di sepanjang pesisir pantai untuk tidak terhasut dan mempercayai berita bohong itu,” pintanya.

Ia menuturkan, informasi mengenai bencana alam bisa langsung dikonfirmasi ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandarlampung. 

"Masyarakat dapat menanyakan kebenaran berita yang beredar tentang kebencanaan melalui BPBD Kota Bandarlampung di nomor telepon 0721252741, nomor ini siaga 24 jam," terangnya. 

Rizki meminta masyarakat hanya percaya dengan informasi yang diberikan pemerintah secara resmi, bukan melalui pesan berantai atau postingan tidak jelas.

"Berita tentang status bencana atau perintah evakuasi bagi masyarakat disampaikan langsung Pemerintah Kota Bandarlampung melalui BPBD atau Humas Kota Bandarlampung," pungkasnya. (*)

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID