Sindir Kondisi Indonesia, 32 Perupa Lampung Bermain 'Celah' - RILIS.ID
Sindir Kondisi Indonesia, 32 Perupa Lampung Bermain 'Celah'
Gueade
Senin | 01/10/2018 20.34 WIB
Sindir Kondisi Indonesia, 32 Perupa Lampung Bermain 'Celah'
Pengunjung mengamati salah satu karya seni rupa di Pameran Lukisan Celah di Taman Budaya Lampung, Senin (1/10/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID/ El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Seni lukis tak sekadar menunjukkan sisi manis di balik keindahan goresan warna. Namun bisa juga mengkritik, berbicara lewat sapuan kuas yang indah.

Inilah yang terekam dalam Pameran Lukisan Celah, di Taman Budaya, Senin (1/10/2018). Sebuah even yang mencoba mencari ’celah’ untuk bersuara dari sisi sosial, budaya, atau politik.

”Tahun ini adalah tahun politik, kita bisa melihat sendiri bagaimana para politisi mencari celah agar bisa muncul dan memenangkan hati rakyat. Itu juga yang menjadi salah satu inspirasi kita menggelar pameran,” kata ketua pelaksana pameran, David.

Dia menjelaskan, bukan soal mudah untuk mengkritik lewat kanvas. Butuh waktu enam bulan bagi para seniman untuk menuangkan goresan hatinya secara bebas, namun tak ke luar dari tema berkaitan dengan celah.

”Saya sempat beberapa kali meminta Umar Ahmad dan Fauzi Hasan, bupati dan wakil bupati Tulangbawang Barat agar karyanya dipamerkan. Juga meminta Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri agar mau membuka pameran,” paparnya.

David mengungkapkan, dari 80 karya yang masuk terpilih 36 seni lukis yang masuk dalam tema hasil goresan 32 orang perupa. Karya dinilai mampu menimbulkan dialog antara lukisan dengan si pemberi apresiasi.   

”Karya yang baik adalah karya yang mampu membuat orang yang melihat terdiam mengamati, bukan hanya melihat dan melintas pergi. Ada dialog antara lukisan dengan orang yang melihat, sehingga yang melihat bisa masuk ke dalam cerita lukisan tersebut,” tandasnya. 

Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Bachtiar Basri saat membuka pameran lukisan berharap, even itu membuktikan provinsi ini sangat subur kehidupan berkesenian. Karena itu, ia berpesan kepada para pelukis agar terus berkarya.

"Meski tidak ada wadah untuk berekspresi, tapi jangan pernah berhenti berkarya," pintanya (baca: Buka Pameran Lukisan, Bachtiar Minta Perupa Lampung Terus Berkarya). (*)

 

 

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID