Soal Surat Palsu, Ketua DPRD Minta Pendapat Johan - RILIS.ID
Soal Surat Palsu, Ketua DPRD Minta Pendapat Johan
Taufik Rohman
Senin | 12/11/2018 18.37 WIB
Soal Surat Palsu, Ketua DPRD Minta Pendapat Johan
Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Taufik Rohman

RILIS.ID, Bandarlampung – Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal bersikap hati-hati sebelum memutuskan perkara tanda tangan palsu pimpinan dewan.

”Kami lebih dulu meminta pendapat Wakil Ketua DPRD Johan Sulaiman sebagai pihak yang dirugikan,” kata Dedi, Senin (12/11/2018).

Setelah mendengar pendapat Johan, pihaknya akan meminta tanggapan dari pimpinan fraksi.

Dedi juga masih menunggu dokumen resmi dari badan kehormatan (BK) DPRD. Sebab, mereka baru melaporkan secara lisan.

"Surat yang mau masuk harus ada paraf sekwan dulu. Kita ingin prosedurnya baik," terangnya.

Disinggung hasil akhir nanti, Dedi lagi-lagi menjawab hati-hati.

"Jika staf komisi I kita kembalikan ke pimpinan stafnya, jika anggota DPRD, kita kembalikan ke pimpinan fraksinya," kata Dedi.

Sementara itu, Ketua BK Abdullah Fadri Auli mempersilahkan pimpinan DPRD Lampung untuk memutuskan.

"Karena sekarang sudah masuk ranah pimpinan, ya kita silahkan ke pimpinan DPRD, apa hasilnya," tegasnya. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID