Sudah 3 Bulan, Penanganan Perkara Malapraktik di RS Asy-Syifa Tubaba Jalan di Tempat - RILIS.ID
Sudah 3 Bulan, Penanganan Perkara Malapraktik di RS Asy-Syifa Tubaba Jalan di Tempat
Joni Efriadi
Kamis | 22/08/2019 16.16 WIB
Sudah 3 Bulan, Penanganan Perkara Malapraktik di RS Asy-Syifa Tubaba Jalan di Tempat
RS Asy-Syifa. FOTO : IST

RILIS.ID, Tulangbawang Barat – Penanganan perkara dugaan malapraktik di RS Asy-Syifa Medika, Tulangbawang Barat (Tubaba), yang dilakukan penyidik Polres Tulangbawang, terkesan jalan di tempat.

Padahal, kasus dugaan malapraktik yang dialami Septina (25), warga Panaragan, itu sudah dilaporkan sejak 20 Juni 2019 lalu.

Sementara penanganan perkara tidak menunjukkan perkembangan. Bahkan gelar perkara yang dijadwalkan penyidik batal digelar sampai saat ini.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipitter) Polres Tulangbawang Ipda Jefry Syaifullah mengaku belum melakukan gelar perkara untuk menentukan perkara tersebut.

Jefry mengatakan bahwa pihaknya masih memerlukan keterangan dari Dinas Kesehatan Tubaba dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung.

"Hari ini kita koordinasi dengan Diskes dan IDI dulu. Diskes terkait dengan hasil investigasi mereka, IDI terkait dengan koordinasi awal apakah mereka bisa jadi ahli atau bagaimana," kata Jefry, Kamis (22/8/2019).

Hasil koordinasi tersebut, menurut Jefry, akan menentukan langkah hukum yang diambil penyidik dalam menangani kasus tersebut.

"Untuk pemeriksaan ke depan akan ditentukan berdasarkan hasil koordinasi Diskes dan IDI," ujarnya.

Jefry mengakui bahwa penyidik telah memeriksa dokter Aditya Rajasa yang menangani tindakan operasi sesar terhadap Septina.

"Hasil keterangan dokter Aditya, itu (operasi) sesuai SOP, karena tindakan operasi itu merupakan kerja tim. Ada dokter anastesi juga di situ," kilahnya.

Pihaknya juga belum bisa memastikan apakah meminta keterangan saksi ahli dari pihak akademisi.

"Makanya itu kita lihat dulu hasil koordinasi dengan Diskes Tuba dan IDI. Baru kita tentukan langkah ke depan," katanya.

Diketahui sebelumnya, penyidik Satreskrim Polres Tulangbawang telah mengagendakan pemanggilan IDI dan Bagian Pengawas Rumah Sakit (BPRS).

Pemanggilan keduanya akan dilakukan guna melengkapi kasus perkara dugaan malapraktik yang menimpa Septina warga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tubaba. (*) 

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID