Tanggapi Charta Politika, LO Ridho: Cukup Objektif, LO Herman Bersyukur - RILIS.ID
Tanggapi Charta Politika, LO Ridho: Cukup Objektif, LO Herman Bersyukur
Taufik Rohman
Rabu, 2018/03/21 09.27
Tanggapi Charta Politika, LO Ridho: Cukup Objektif, LO Herman Bersyukur
Charta Politika Indonesia merilis hasil survei Pilgub Lampung, Selasa (20/3/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman

RILIS.ID, Bandarlampung – Charta Politika Indonesia merilis hasil survei Pilgub Lampung, Selasa (20/3/2018). Hasilnya, menempatkan elektabilitas pasangan calon nomor urut 1 Ridho Ficardo-Bachtiar Basri di urutan pertama dengan 35,1 persen.

Kemudian nomor urut dua paslon Herman HN-Sutono (26,3 persen), Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim (13,1 persen), dan Mustafa-Ahmad Jajuli (11,3 persen). Posisi itu jika Pilgub dilakukan pada rentang tanggal 6-11 Maret 2018.

Levi Tuzaidi selaku Liaison Officer (LO) Paslon nomor urut 1 Ridho-Bachtiar mengatakan, bahwa hasil survei Charta Politika sudah cukup objektif, dibandingkan dengan hasil survei sebelumnya yang cenderung tendensius terhadap paslon Ridho-Bachtiar yang karena menempatkan elektabilitas paslon 1 dibawah angka 20 persen. 

"Hasil survei Charta Politika yang menempatkan paslon 1 unggul dari paslon lainnya sudah tepat dan wajar, dengan kinerja yang dihasilkan dari paslon 1 sudah banyak berbuat untuk Lampung dan sudah dirasakan masyarakat Lampung," ungkapnya.

Bahkan, dia berharap hasil data tersebut betul objektif, sehingga bisa menjadi cambuk tim paslon 1 untuk lebih giat dan semangat dalam menggerakkan mesin pemenanganan. "Jadi agar kita juga tidak terlena dan jumawa," tegasnya.

Dedy Amrullah, LO paslon nomor urut 2 Herman HN - Sutono mengaku bersyukur dengan hasil rilis survei yang diumumkan Charta Politika Indonesia, karena dalam hasil tersebut, Herman HN di urutan kedua. Sehingga ini akan menjadi cambuk tim bekerja lebih giat dan keras agar menjadi nomor satu saat hasil akhir pemilihan.

"Kita justru berterima kasih, karena ini sebagai informasi dan cambuk, sehingga kami meningkatkan kerja, agar bisa meraih dukungan lebih banyak lagi dari daerah-daerah lain, dan bisa menang," tegasnya.

Ditambahkannya, survei tersebut, bisa menjadi tolak ukur untuk menggarap potensi suara di Daerah pemilihan.

"Meski ini tidak bisa juga harus jadi acuan, karena survei ini kan hanya beberapa tempat saja," tegasnya.

Jadi pihaknya harus optimis untuk meraih kemenangan. "Harus Optimis, kita bisa," tegasnya. (*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)