Temukan Investasi Bodong, Silakan Lapor ke Hotline OJK Lampung - RILIS.ID
Temukan Investasi Bodong, Silakan Lapor ke Hotline OJK Lampung
Muhammad Iqbal
Jumat | 13/04/2018 22.53 WIB
Temukan Investasi Bodong, Silakan Lapor ke Hotline OJK Lampung
Kepala Otoritas Jasa Keuangan Lampung Indra Krisna. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/M.Iqbal

RILIS.ID, Bandarlampung – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung Indra Krisna menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap investasi bodong seperti dilakukan Koperasi BMT Amanah Santosa Abadi di Desa Pasirsakti, Lampung Timur, belum lama ini.

Diketahui, koperasi simpan pinjam yang diketuai Aris Amirul Khoir diduga melakukan penipuan dan penggelapan dana kurang lebih Rp3 miliar.

“Selain koperasi BMT Amanah Santosa Abadi, kami juga menerima informasi investasi bodong yang dilakukan Swissindo, tapi laporan resminya belum kami terima. Investasi bodong selalu ada dan masih beredar,” katanya kepada rilislampung.id saat ditemui di kantor OJK Lampung, Jumat (13/4/2018).

Karenanya, lanjut Indra, masyarakat harus berhati-hati jika menemukan entitas kegiatan yang mencurigakan dan memberikan tawaran tidak logis.

“Misalnya, warga mengambil dana pinjaman dengan nilai suku bunga 2 persen per bulan, sementara bunga yang wajar itu maksimal berkisar 5 persen setahun. Dipotong pajak paling 4,5 persen setahun, berarti enggak sampai 0,5% perbulan,” paparnya.

“Intinya masyarakat harus hati-hati jika ada yang menawarkan dengan nilai suku bunga melebihi nilai wajar deposito. Jangan mau kalau ditawarin  bunga 2 persen dalam sebulan, berarti itu 24 persen setahun,” sambungnya.

Sebelum bergabung dalam entitas kegiatan usaha, masyarakat diminta melakukan pengecekan legalitas perusahaan untuk menghindari investasi bodong. “Kita menerapkan 2 L yaitu legalitas dan logis. Perusahannya ada enggak, produknya ada enggak, silakan tanya saja ke OJK,” terangnya.

Kasubbag Edukasi Perlindungan Konsumen OJK Lampung Dwi Krisno Yudi meminta masyarakat segera melaporkan kecurigaan terhadap investasi bodong ke hotline 157 atau 1500655 dan laman resmi OJK.

“Kita sudah sering menghimbau masyarakat, termasuk kemarin kita juga sudah dari Kabupaten Pesisir Barat, Mesuji,” ujarnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID