Tes CPNS Kemenag, Ratusan Gugur karena Tak Lolos Passing Grade - RILIS.ID

Tes CPNS Kemenag, Ratusan Gugur karena Tak Lolos Passing Grade
Bayumi Adinata
Rabu | 14/11/2018 16.20 WIB
Tes CPNS Kemenag, Ratusan Gugur karena Tak Lolos Passing Grade
Tes CPNS di PKOR Wayhalim Bandarlampung formasi Kementerian Agama (Kemenag) Lampung. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ Bayumi Adinata

RILIS.ID, Bandarlampung – Pelaksanaan tes CPNS formasi Kementerian Agama (Kemenag) Lampung dilakukan enam hari mulai 13-18 November 2018 di Gedung A KONI PKOR Way Halim, Bandarlampung.

Sama dengan tes CPNS formasi pemerintah daerah (pemda), banyak yang berguguran karena tidak lolos passing grade (nilai ambang batas) (baca: Celaka! Setengah Kuota CPNS Pemprov Terancam Kosong).

”Bisa diketahui karena langsung diumumkan," ujar Kepala Sub Bagian Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Lampung, Istituningsih, kepada rilislampung.id, Rabu (14/11/2018).

Tuti –sapaanya, mengatakan pada sesi pertama hari ini hanya empat dari 210 peserta yang lolos passing grade.

"Saya tahu dari panitia Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun yang Selasa (13/11/2018) belum semua disampaikan,” paparnya.

Nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2018 ditetapkan berdasarkan Peraturan Menpan-RB Nomor 37 tahun 2018.

Dalam Permenpan itu disebutkan, passing grade SKD CPNS 2018 untuk tes karakteristik pribadi ditetapkan 143, tes intelegensia umum 80, dan tes wawasan kebangsaan 75.

Selain masalah passing grade, banyak peserta yang tidak hadir mengikuti tes ujian CPNS formasi Kemenag di PKOR Wayhalim Bandarlampung. Diperkirakan kurang lebih 30 persen.

”Untuk jumlahnya kita belum merekap semua," ungkap Tuti.

Total hari ini ada sekitar 840 peserta yang mengikuti tes CPNS berbasis computer assisted test Seleksi Kompetensi Dasar (CAT SKD). Mereka dibagi empat sesi yang masing-masing 210 peserta.

Terpisah, Arif Rahman, salah satu panitia dari Kemenag Lampung menambahkan kuota CPNS formasi Kemenag Lampung sebanyak 304 orang dari 28 jenis ketenagakerjaan di Lampung. Contoh, tenaga guru, pengajar, dan dosen.

Peserta yang mengikuti tes diwajibkan memakai baju hitam putih menggunakan pita warna hijau yang ditempelkan di lengan sebelah kanan. (*)

 

 

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID