Tiga Orang Berstatus Tersangka, Mustafa Diputuskan Jumat - RILIS.ID
Tiga Orang Berstatus Tersangka, Mustafa Diputuskan Jumat
Gueade
Kamis | 15/02/2018 23.41 WIB
Tiga Orang Berstatus Tersangka, Mustafa Diputuskan Jumat
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat memberi keterangan pers yang disiarkan live di stasiun televisi swasta, Kamis (15/2/2018). FOTO: YOUTUBE

RILIS.ID, – BANDARLAMPUNG - KPK menyebutkan total ada 19 orang yang diamankan terkait pinjaman daerah APBD Lampung Tengah (Lamteng). Status Bupati Lamteng (nonaktif) Mustafa baru diputuskan Jumat (16/2/2018). Sementara, tiga orang lainnya sudah dijadikan tersangka.

Tiga tersangka adalah J. Natalis Sinaga (Wakil Ketua DPRD Lamteng), Rusliyanto (anggota DPRD Lamteng), Taufik Rahman (Kadis Bina Marga Lamteng). ”Ke-19 orang itu ditangkap dari tiga lokasi berbeda. Yaitu Lampung Tengah, Bandarlampung, dan Jakarta,” ungkap Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

"Pemeriksaan belum selesai di Mapolda (Lampung). Jadi supaya fair, dibawa ke sini (KPK). Besok (Jumat, Red) statusnya ditetapkan, apa masih saksi atau tersangka. Nanti kita lihat perannya," imbuh Laode.

Selain keempatnya, ke-15 orang lainnya yang diamankan KPK adalah Za, RR, dan IK (ketiganya anggota DPRD Lamteng). Berikutnya, S (Sekwan DPRD Lamteng), ADR (Kabid PUPR Lamteng), N (swasta/kontraktor), A (swasta), SNW (PNS), ADK (swasta), AAN (PNS), I (staf PU), K (PNS), satu orang ajudan, dan dua orang sopir.

KPK menduga suap dilakukan antara Pemkab Lampung Tengah ke DPRD Lampung Tengah terkait persetujuan pinjaman daerah kepada PT SMI sebesar Rp 300 miliar. Dana direncanakan untuk pembangunan proyek infrastruktur yang akan dikerjakan Dinas PUPR Lamteng. Anggota dewan diduga meminta Rp1 miliar untuk memuluskan persetujuan itu.

"Untuk mendapatkan pinjaman tersebut, dibutuhkan surat pernyataan yang disetujui atau ditandatangani bersama dengan DPRD Lamteng sebagai persyaratan MoU dengan PT SMI. Untuk persetujuan diduga terdapat permintaan dana sebesar Rp1 miliar," tambah Syarif. (*)

 


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID