Tingkatkan Perekonomian Petani Melalui Festival Kopi - RILIS.ID
Tingkatkan Perekonomian Petani Melalui Festival Kopi
Bayumi Adinata
Selasa | 05/11/2019 23.59 WIB
Tingkatkan Perekonomian Petani Melalui Festival Kopi
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Lampung Taufik Hidayat (kedua dari kanan), didampingi Kadis Komunikasi dan Informatika Statistik Achmad Chrisna Putra dan Kadis Perindustrian Lampung Bayana dalam acara konferensi pers Festival Kopi/Foto RILISLAMPUNG.ID/ Bayumi Adinata

RILIS.ID, BANDARLAMPUNG – Pemprov Lampung berencana menggelar Festival Kopi selama empat hari. Sejak Rabu-Sabtu (6-9/11/2019).

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Lampung Taufik Hidayat berharap masyarakat Lampung bisa mendukung kegiatan tersebut.

Dia mengatakan, pembukaan Festival Kopi rencananya dihadiri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada Rabu (6/11/2019). Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia juga dijadwalkan hadir dalam acara pembukaan.

”Banyak rangkaian kegiatan yang ditampilkan festival ini, yang menarik akan ada pemecahan rekor MURI yakni tiga ribu wanita minum kopi dalam festival tersebut,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian Lampung Bayana menjelaskan, kopi adalah salah satu komoditas unggulan Lampung. Komoditas ini sangat berarti untuk pembangunan perekonomian petani di provinsi ini.

Menurut data BPS, total produksi kopi nasional tahun 2017 sebesar 630.000 ton dan ekspor kopi nasional pada 2017 tumbuh 12,56% menjadi 464 ribu ton dibandingkan pada 2016. 

Nilai ekspor kopi secara nasional sebesar 467.800 ton dengan nilai USD 1.187.157.000 (data BPS tercatat statistik kopi 2017), yang tediri dari 72,84 % kopi jenis robusta dan 27.16 % kopi jenis arabica. 

Ekspor kopi nasional didominasi kopi olahan berbentuk instan sebesar 87,9%, sisanya berbasis ekstrak dan essence (Data Kementerian Perindustrian RI).

Kepala Dinas Perindustrian Lampung Bayana mengatakan, total produksi kopi secara nasional sebesar 630.000 ton dengan perincian 250.000 ton untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri dan 70 % produksi kopi nasional berasal dari Lampung. 

”Nilai ekspor biji kopi robusta nasional sebesar 459.000 ton, dari total ekspor tersebut Lampung menyumbang sekitar 321.000 ton,” ucapnya.

Dia memaparkan, untuk meningkatkan mutu, nilai jual, daya saing, dan branding kopi Indonesia khususnya kopi robusta Lampung, maka perlu dilakukan suatu event skala nasional yang dapat memperkenalkan kopi Indonesia khususnya kopi robusta Lampung secara nasional maupun internasional.

”Salah satunya melalui kegiatan Festival Kopi Lampung ini yang bertemakan Woman And Coffe,” katanya.(*)

Editor Wirahadikusumah


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID