Tulus Purnomo Lamar PKB dan NasDem - RILIS.ID
Tulus Purnomo Lamar PKB dan NasDem
[email protected]
Selasa | 01/10/2019 10.33 WIB
Tulus Purnomo Lamar PKB dan NasDem
Ferdi Gunsan mewakili Tulus Purnomo saat mendaftar di PKB Bandarlampung, Senin (30/9/2019). FOTO : Budimansyah

RILIS.ID, Bandarlampung – Politisi PDIP Lampung Tulus Purnomo Wibowo terus memantapkan langkahnya di Pilwalkot Bandarlampung.

Setelah mengambil berkas penjaringan di partainya, anggota DPRD Lampung ini juga mengambil formulir pendaftaran di PKB dan Partai NasDem, Senin (30/9/2019).

Tulus mengambil formulir pendaftaran diwakili koleganya, Ferdi Gunsan.

Menurut Ferdi, untuk sementara ini hanya mengambil berkas di tiga parpol. Namun, ia menyatakan Tulus kemungkinan besar akan mendaftar ke partai lain.

"Ya baru tiga ini saja. Saat ini yang kita lihat Demokrat belum, Golkar dan Gerindra juga belum. Ya bisa saja nanti kita juga mendaftar, " ujarnya.

Mengenai calon pendamping Tulus, Ferdi mengaku akan melihat situasi dan kondisi yang berkembang di lapangan. Sebab menurutnya,  pencalonan Tulus tidak bisa mandiri dan harus berkoalisi.

"Yang pasti wakil itu dari Lampung lah, kita bukan bicara suku ya, karena ini kita di kota, saya rasa soal kesukuan itu tidak kental lagi, yang saya maksud orang Lampung itu adalah orangnya yang tinggal di Kota Bandarlampung," ujarnya.

Dengan pengalaman tiga periode di DPRD Lampung, Ferdi menilai Tulus sudah pantas melangkah ke eksekutif sebagai orang nomor satu di Bandarlampung.

"Untuk komunikasi politik ke parpol yang sudah mendaftar jelas pak Tulus sudah, kan semua kawan dia di DPRD, apalagi untuk PKB dan NasDem," imbuhnya.

Terpisah, Ketua Penjaringan DPC PKB Kota Bandarlampung Agung Zulham menjelaskan bahwa pihaknya sudah menerima sembilan pendaftar sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota.

Diantaranya Eva Dwiana Herman HN, Yusuf Kohar, Ike Edwin, Rycko Menoza, Tulus Purnomo dan Firmansyah.

Kemudian Frans Agung Mula Putra, Yonas dan Juanda sebagai bakal calon wakil wali kota.

"Penjaringan sampai dengan tanggal 5 Oktober dan selanjutnya berkas calon diverifikasi, lalu kita agendakan fit and profer test, lalu berkas ke DPW dan diserahkan ke DPP, lalu keluar rekom atas dasar hasil survei internal," jelasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID