Wabup-Ketua DPRD Mesuji Bantah Terima Proyek - RILIS.ID
Wabup-Ketua DPRD Mesuji Bantah Terima Proyek
Muhammad Iqbal
Kamis | 11/07/2019 16.27 WIB
Wabup-Ketua DPRD Mesuji Bantah Terima Proyek
Plt. Bupati Mesuji dan Ketua DPRD setempat Fuad Amrulloh dihadirkan sebagai saksi dalam perkara suap fee proyek di Pengadiln Tipikor Tanjungkarang, Kamis (11/7/2019). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/M.Iqbal

RILIS.ID, Bandarlampung – Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) menghadirkan sejumlah saksi dalam persidangan perkara suap fee proyek infrastruktur Kabupaten Mesuji.

Di antaranya Wakil Bupati (Wabup) Mesuji yang juga Plt. Bupati Saply TH dan Ketua DPRD setempat Fuad Amrulloh.

Dalam persidangan, JPU Wawan Yunarwanto meminta keterangan Plt. Bupati Mesuji Saply dan Ketua DPRD Fuad Amrulloh.

Jaksa mengklarifikasi keterangan mantan Kadis PUPR Mesuji Najmul Fikri yang menyebut bahwa adanya daftar listing floting proyek untuk wakil bupati, ketua DPRD, Kajari Tulangbawang, Kajati dan Polda Lampung, serta adik kandung dan adik ipar Bupati Mesuji (nonaktif) Khamami.

“Saya tidak pernah terlibat dalam kegiatan proyek di sana," jawab Saply saat ditanya JPU Wawan Yunarwanto di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Kamis (11/7/2019).

“Kalau pekerjaan dapat nggak. Terus untuk fee Anda pernah nerima," tanya Wawan lagi.

“Pekerjaan juga enggak pak, fee juga saya enggak pernah terima. Kalau katanya ada floting proyek untuk saya, saya enggak tahu soal itu," ujar Saply.

Meski begitu, Saply mengakui bahwa dirinya sempat beberapa kali melakukan kontrol terhadap beberapa pekerjaan di Mesuji.

“Ya kalau ngontrol-ngontrol sesekali saya ikut, seperti rigit beton gitu," tuturnya.

Senada dengan Saply, Ketua DPRD Mesuji Fuad Amrullah mengatakan bahwa dirinya tidak pernah mengetahui namanya pernah dipakai untuk floting proyek.

“Tidak pernah pak, tidak tahu-menahu soal itu," katanya.

JPU KPK yang lain, Subari Kurniawan kemudian langsung mencecar Fuad dengan berbagai macam pertanyaan.

"Ini enggak masuk akal, saudara itu ketua dewan masak saudara tidak tahu adanya nama saudara dipakai floting proyek. Ini penjelasn saudara tidak konkrit dengan keterangan saksi sebelumnya, jelas-jelas saksi sebelumnya sebut ada pekerjaan yang dilakukan untuk dewan, ingat saudara dihadirkan di sini dengan didasari sumpah untuk memberikan keterangan yang benar," tegasnya.

Fuad kemudian tetap menyatakan bahwa dirinya tidak benar-benar tidak mengetahui hal tersebut.

"Saya tidak pernah mengetaui itu, saya tidak pernah terima paket proyek, fee juga tidak pernah terima," pungkasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID