Wahrul Fauzi Apresiasi Pendidikan Ekonomi Kreatif di Desa Fajarbaru - RILIS.ID
Wahrul Fauzi Apresiasi Pendidikan Ekonomi Kreatif di Desa Fajarbaru
[email protected]
Senin | 15/10/2018 17.58 WIB
Wahrul Fauzi Apresiasi Pendidikan Ekonomi Kreatif di Desa Fajarbaru
Pengacara rakyat Wahrul Fauzi Silalahi tampil sebagai narasumber dalam pendidikan ekonomi kreatif di Desa Fajarbaru, Senin (15/10/2018). FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Lampung Selatan – Pengacara rakyat Wahrul Fauzi Silalahi mengatakan ekonomi kreatif merupakan suatu kegiatan ekonomi yang bisa dijadikan sebagai penopang ekonomi di suatu daerah bahkan negara.

Menurut dia, inovasi yang lahir membuat masyarakat di suatu negara akan terus terupgrade. Mantan Direktur LBH Bandarlampung ini mengapresiasi sekolah bisnis untuk pemuda yang digelar di Balai Desa Fajarbaru Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan.

Tampil sebagai narasumber, Wahrul menilai pendidikan ekonomi kreatif yang mengangkat tema Kewirausahaan Pemuda Berbasis Potensi Perdesaan itu mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di desa.

"Kegiatan ini sangat baik, saya sangat mengapresiasi kepada para pihak yang terlibat dalam agenda ini, tutur Wahrul dalam keterangannya yang diterima Rilislampung.id, Senin (15/10/2018).

Wahrul yang juga caleg DPRD Provinsi Lampung nomor urut 2 daerah pemilihan Lampung Selatan ini berpendapat bahwa kegiatan ekonomi kreatif memiliki posisi strategis dalam pembangunan ekonomi nasional.

"Tujuan dari ekonomi kreatif ini untuk mendorong masyarakat untuk bermental kreatif dan inovatif. Hal ini bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang akan membuat masyarakat itu sendiri memiliki penghasilan," jelas ketua DPC Partai NasDem Lampung Selatan ini.

Wahrul pun berharap agar desa-desa yang lain dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki. Sebab, setiap desa tentu memiliki potensi dan karakteristiknya masing-masing.

"Mendorong masyarakat untuk kreatif, terutama para pemudanya tentu suatu hal yang positif, sehingga saya berharap agar dapat diikuti oleh desa lainnya," tutupnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID