Wali Kota Minta Sumur Putri Dioptimalkan Sebagai Destinasi Wisata - RILIS.ID
Wali Kota Minta Sumur Putri Dioptimalkan Sebagai Destinasi Wisata
[email protected]
Kamis | 08/11/2018 19.31 WIB
Wali Kota Minta Sumur Putri Dioptimalkan Sebagai Destinasi Wisata
Pembukaan Festival Sumur Putri di Bendungan Kali Akar, Kamis (8/11/2018). FOTO RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Meski menjadi ibukota dari Provinsi Lampung, namun ternyata Kota Bandarlampung minim destinasi wisata.

Hal tersebut yang akhirnya mendorong Wali Kota Herman HN mencetuskan wisata buatan dengan memanfaatkan sejumlah tempat yang memiliki nilai histori.

Herman yang tengah menghadiri Festival Sumur Putri di Bendungan Kali Akar tiba-tiba mencetuskan sebuah ide. Ia menginginkan adanya jembatan gantung yang melintasi bendungan tersebut.

“Dinas PU mana, hadir nggak? Ini buat jembatan gantung, tarik dari sana ke sini. Tapi dibuat, jangan cuma mimpi saja, langsung dibangun,” kata Herman, Kamis (8/11/2018).

Herman juga meminta agar air terjun di Batu Putu juga dikembangkan menjadi destinasi wisata Kota Tapis Berseri. Termasuk sumber air panas yang ada di beberapa titik di sekitar Sumur Putri dan Kali Akar.

“Ada air terjun di atas sana, saya mau kapan ada kegiatan, kita promosikan. Air panasnya juga bisa dikelola kok. Pak Sekda dicatat apa yang saya bilang ini, kalau saya ngomong juga dikerjakan, jangan cuma didiamkan saja.  Saya ini banyak ide di kepala, kalau nggak direspon ya hilang begitu saja,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung, M. Yudhi, mengatakan pihaknya akan mengatur pembuatan destinasi wisata yang diperintahkan wali kota.

“Ini kan keterbatasan destinasi di Bandarlampung sangat sedikit, jadi kita bekerja keras membuat pariwisata buatan. Apalagi Sumur Putri ini kan ada legendanya dan Pak Wali merespon dengan membuat jembatan gantungnya,” terangnya.

Untuk sumber air panas, sambung Yudi, pihaknya membutuhkan bantuan dari Dinas PU dalam hal penataannya.

“Ini kan airnya kurang bagus, jadi perlu diangkat batu-batunya biar mengalir. Harus dibuat bendungan juga supaya orang-orang bisa santai sambil duduk menikmati air panasnya,” ujarnya.(*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID