Warga Gedongair Kembali Mendapat Bantuan Sumur Bor - RILIS.ID
Warga Gedongair Kembali Mendapat Bantuan Sumur Bor
El Shinta
Rabu | 02/10/2019 20.13 WIB
Warga Gedongair Kembali Mendapat Bantuan Sumur Bor
Wali Kota Herman HN mencoba air yang berasal dari sumur bor bantuan PSMTI Lampung, Rabu (2/10/2019). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/ El Shinta 

RILIS.ID, Bandarlampung – Warga Jalan Imam Bonjol Gang Durian II RT 05 Lk. I, Gedongair, Tanjungkarang Barat, bergembira.

Pasalnya, mereka mendapat bantuan satu unit sumur bor dari beberapa elemen masyarakat yang diinisiasi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Provinsi Lampung.

Wali Kota Bandarlampung, Herman HN, mengatakan bantuan sumur bor berkapasitas 2,5 kubik ini dapat mengaliri 300 rumah di Gang Durian II setiap harinya.

Ia meminta masyarakat menjaga fasilitas ini dengan baik dan tidak boros dalam menggunakan air, terutama saat musim kemarau.

”Ini kan airnya gratis, cuma bayar listrik. Listrik juga kan katanya ada yang mau menanggung, semoga ditanggung seterusnya,” ujar Herman usai meresmikan sumur bor ini, Rabu (2/10/2019).

Dia mengungkapkan, setiap tahunnya pemkot juga terus mengupayakan agar warga mendapat air bersih setiap harinya di semua wilayah.

Selain sumur bor setiap tahun, pihaknya juga tengah membangun 6.000 sambungan air dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau.

”Kita juga ada sambungan air dengan PDAM, tapi bayar. Yang mau mengajukan silakan saja. Untuk wilayah Rajabasa, Kedaton, Labuhan Ratu, Kedaton, Tanjung Senang, Sukarame, Sukabumi, mari kalau mau mengajukan,” terang Herman.

Mantan Kepala Biro Keuangan Provinsi Lampung ini juga mengucapkan terima kasih kepada PSMTI Lampung yang telah memberikan bantuan sumur bor. Ia berharap, kegiatan positif ini bisa ditiru oleh organisasi lainnya.

”Yang punya uang itu bantu-bantulah pemerintah buat sumur, kalau pemerintah ya agak tersendat-sendat dikerjakan sendiri. Nggak besarlah, saya kira Rp100 juta cukuplah,” tandas Herman.

Sementara Wakil Ketua Bidang Sosial PSMTI, Hardianto Luke, mengungkapkan bantuan sumur bor ini merupakan kedua kalinya diserahkan untuk masyarakat Gang Durian.

Bantuan sumur bor kedua ini merupakan permintaan khusus dari wali kota. Untuk pembuatan sumur bor ini pihaknya juga turut menggandeng Persekutuan Gereja-gereja Tionghoa Indonesia di Lampung, Gereja GBI, Rumah Sakit Immanuel, Nadhlatul Ulama, dan Katholik.

”Permintaan Pak Wali waktu meresmikan yang pertama, katanya ini daerah yang paling tinggi, susah airnya,” kata Luke. (*)

 

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID