200 Mahasiswa Teknokrat Diwisuda dengan Penerapan Protokol Kesehatan
lampung@rilis.id
Selasa | 22/09/2020 12.15 WIB
200 Mahasiswa Teknokrat Diwisuda dengan Penerapan Protokol Kesehatan
Rektor UTI HM Nasrullah Yusuf usai mewisuda 200 mahasiswa, Selasa (22/9/2020). FOTO: IST

RILIS.ID, Bandarlampung – Sebanyak 200 mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) diwisuda dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, Selasa (22/9/2020).

Acara wisuda dilakukan terbatas hanya dihadiri oleh wisudawan dan jajaran sivitas UTI. Selain offline, kegiatan ini dilakukan secara live melalui daring.

Wisudawan terdiri dari tiga fakultas, yaitu Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Seluruh peserta yang hadir menggunakan alat pelindung diri (APD). Selain itu, calon sarjana juga diberikan tempat duduk yang berjarak satu sama lain. Pelaksanaan kegiatan juga didampingi Satuan Gugus Tugas Covid-19.

Dalam sambutannya, Rektor UTI Dr. HM. Nasrullah Yusuf menjelaskan kondisi terkini pandemik yang berdampak pada perubahan tatanan kehidupan.

Perubahan itu menurutnya, dahulu kebahagian ketika wisuda dapat dirasakan langsung karena dihadiri keluarga dan sanak family yang menunggu pengukuhan gelar sarjana.

"Dalam pertimbangan berat, kami mohon maaf sebesarnya karena tidak dapat mengundang keluarga para wisudwan," ucapnya.

Nasrullah menegaskan, kampus swasta terbaik di Lampung itu tidak mengenal jual beli ijazah, termasuk jual beli nilai.

"Tidak ada itu ijazah abal-abal, jual beli ijazah atau nilai, Semua dapat kami kontrol," tegasnya.

Nasrullah berpesan kepada seluruh wisudawan untuk menjadi sarjana yang unggul dan tangguh.

"Ingat selalu Tri Dharma Perguruan Tinggi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat," pesan Nasrullah.

Ia menambahkan, untuk kedepannya kepada wisudawan untuk selalu menghargai orang tua dan orang lain.

"Sopan santun kita jaga, berpikir bagaimana diri kita dapat bermanfaat untuk orang lain," kata Nasrullah.

Di akhir sambutannya, Nasrullah memohon maaf kepada seluruh wisudawan apabila apa perbuatan yang selama ini tidak menyenangakan baik diri pribadi maupun dosen  UTI.

"Di luar sana jauh lebih besar tantangan kedepanya, semoga kalian dapat mengambil pelajaran yang selama ini didapat di Universitas Teknokrat Indonesia," tutupnya. (*)

Laporan: Dwi Des Saputra

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID