Antisipasi Corona, Bupati Waykanan Tutup Tempat Wisata Tiga Hari
Yulianto
Sabtu | 08/05/2021 22.45 WIB
Antisipasi Corona, Bupati Waykanan Tutup Tempat Wisata Tiga Hari
Foto surat edaran penutupan tempat wisata di Waykanan. FOTO: RILISIDLAMPUNG/ Yulianto

RILIS.ID, Waykanan – Bupati Waykanan Raden Adipati Surya mengeluarkan surat edaran tentang penutupan tempat wisata pada Sabu (7/5/2021).

Surat edaran (SE) tersebut ditujukan kepada pengelola usaha wisata se-Waykanan dengan Nomor: 056/359/IV.18WK/2021.

Rujukannya adalah Instruksi Gubernur Lampung Nomor 1 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19.

Penutupan berlangsung tiga hari mulai 13-15 Mei 2021. Selain kepariwisataan, kegiatan olahraga yang berpotensi mengumpulkan orang banyak juga dilarang.

Pembukaan tempat wisata dan diperbolehkannya kegiatan olahraga dimulai 16 Mei 2021. Namun dengan beberapa syarat.

Syarat itu adalah menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, membatasi jumlah pengunjung hanya 25 persen dari biasanya, dan menyediakan posko kesehatan serta ruang informasi.

Selanjutnya, memasang media informasi bagi pengunjung untuk selalu menerapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi).

Menanggapinya, Guntur warga Kampung Negeribaru Kecamatan Umpu Semenguk, menyatakan setuju dengan SE tersebut.

Demikian halnya dengan sekretaris komunitas wisata Waykanan, Aji dan Kepala Kampung Negeribaru, Gajahtera.

Gajahtera adalah pemimpin di kampung yang terdapat tempat wisata populer saat ini, yakni air terjun Curup Jepun. 

Berbeda dengan Jali, warga Kampung Umpu Bhakti Kecamatan Blambanganumpu. Ia merasa penutupan tempat wisata tidak sejalan dengan upaya meningkatkan perekonomian di masa pandemi. (*)

Editor gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID