Arinal Rolling Pejabat Lagi, Kali Ini 90 Eselon III Digeser
Dwi Des Saputra
Jumat | 15/01/2021 16.25 WIB
Arinal Rolling Pejabat Lagi, Kali Ini 90 Eselon III Digeser
Pelantikan pejabat eselon III di Balai Keratun, Jumat (15/1/2021) sore. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Dwi Des

RILIS.ID, Bandarlampung – Selain merolling pejabat eselon II, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga melakukan struktur eselon III secara besar-besaran.

Sebanyak 90 pejabat eselon III di lingkup Pemprov Lampung terkena mutasi jabatan. Di antaranya Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) A. Rozali yang digantikan oleh Jon Novri.

Jon Novri sebelumnya menduduki jabatan Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung.

Sementara, Rozali mengaku belum mengetahui jabatan barunya.

"Iya, saya juga kena (Rolling). Tapi sampai saat ini, saya belum tahu (mutasi) ke mana. Saya sendiri yang belum terima SK," kata Rozali ketika dikonfirmasi, Jumat (15/1/2021).

Selain Rozali, M. Hartawan juga dimutasi dari jabatannya sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Lampung.

Ia dilantik menjadi Kepala Bidang Informasi di Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Daerah.

Pengganti Hartawan adalah Alma Rostow Guna, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Lampung.

Kemudian ada nama Odi Setiawan dilantik menjadi Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan SDA Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (DPSDA) Lampung. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Seksi Operasional Pemeliharaan Sungai, Danau dan Pantai di DPSDA.

Pelantikan dilakukan oleh Sekprov Lampung Fahrizal Darminto di Balai Keratun lantai 3, Jumat (15/1/2021).

Dalam sambutannya, Fahrizal mengatakan mutasi bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik dan menertibkan administrasi pengelolaan aset Pemprov Lampung.

"Pejabat administrator harus mampu mengembangkan inovasi dan kompetitif diri. Sudah saatnya berpindah dari zona nyaman ke zona kompetitif," katanya.

Fahrizal pun mempersilakan eselon III untuk menanggalkan jabatannya apabila tidak mampu mengemban dan menjalankan tugas.

"Silakan mengundurkan diri kalau tidak sanggup menjalankan tugas," tutupnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID