Bachtiar: HUT RI Momen Intropeksi Diri dan Majukan Potensi Lampung
lampung@rilis.id
Kamis | 16/08/2018 17.24 WIB
Bachtiar: HUT RI Momen Intropeksi Diri dan Majukan Potensi Lampung
Wagub Lampung Bachtiar Basri. FOTO: HUMAS PEMPROV

RILIS.ID, Bandarlampung – Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menghimbau seluruh penyelenggara daerah memaknai peringatan HUT RI ke-73 sebagai momentum untuk memperbaiki diri.

Wagub juga meminta seluruh elemen bangsa meyakini bahwa Indonesia khsususnya Provinsi Lampung memiliki potensi untuk maju dan berkembang sejajar bahkan melebihi daerah lain.

“Selaku pejabat negara dan daerah harusnya kita sejalan dengan pernyataan Presiden Jokowi bahwa Indonesia memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan. Kita optimis mampu sejajar dan bersaing dengan negara-negara lain,” katanya usai paripurna HUT RI ke-73 bertemakan “Kerja Kita Prestasi Bangsa”, Kamis (16/8/2018).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Dedi Aprizal dan dihadiri Forkopimda, jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, dan kalangan akademisi maupun pers.

Dalam pidato kenegaraannya, Presiden Jokowi memaparkan sejumlah capaian yang dilakukan selama menjalankan pemerintahan empat tahun terakhir. Salah satunya sektor penegakan hukum, di mana pemerintah terus mendukung KPK memberantas korupsi.

Pemerintah juga memberikan prioritas yang tinggi pada upaya pencegahan sebagaimana halnya dengan upaya penindakan.

Selain itu, pemerintah telah mengeluarkan strategi nasional pencegahan korupsi melalui Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2018 sebagai arah kebijakan nasional yang memuat fokus dan sasaran pencegahan korupsi melalui pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli).

“Di mana sampai semester I  tahun 2018 telah melaksanakan 2.911 kegiatan operasi tangkap tangan,” kata Jokowi.

Hari Kemerdekaan juga sebagai momentum untuk menguatkan kembali persatuan dan keutuhan sebagai satu bangsa.

“Saat itu, semua anak-anak bangsa menyingkirkan perbedaan politik, suku, agama atau pun golongan hanya untuk mewujudkan Indonesia merdeka,” lanjut Jokowi.

Presiden mengatakan Indonesia adalah bangsa yang besar dengan segala keberagaman dan perbedaan. Tetapi, perbedaan itu merupakan alasan mengapa Indonesia menjadi negara kesatuan dalam kebhinekaan.

“Dalam persatuan itulah, mereka menemukan energi yang maha dahsyat untuk menggerakkan seluruh tenaga, pikiran, dan juga tetesan keringat untuk Indonesia merdeka,” jelas mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Momentum hari kemerdekaan, lanjutnya, merupakan pengingat bagi rakyat Indonesia khususnya pemangku jabatan di pemerintahan untuk melaksanakan tugas dan amanat perjuangan kemerdekaan.

“Untuk bekerja nyata memenuhi janji-janji kemerdekaan, dan untuk bekerja nyata mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID