Bangga! Siswi SMAN 2 Sabet Medali Emas di Festival Internasional
Gueade
Jumat | 07/05/2021 23.19 WIB
Bangga! Siswi SMAN 2 Sabet Medali Emas di Festival Internasional
Balqis Vania Gitta. FOTO: DOKUMEN PRIBADI

RILIS.ID, Bandarlampung – Siswi SMA Negeri 2 (Smanda) Bandarlampung, Balqis Vania Gitta, menyabet gold medal dalam ajang internasional 3rdBCS World Virtual Choir Festival.

Pelajar kelas dua IPS 1 ini menyisihkan peserta dari 18 negara yang mengikuti seleksi dari 30 April sampai 7 Mei 2021 secara virtual.

”Alhamdulillah, seneng banget dapat gold medal di ajang internasional seperti ini,” ungkap gadis berambut panjang ini kepada rilisidlampung.

Pada pengumuman Jumat (7/5/2021) pukul 20.15 WIB disebutkan, Balqis meraih nilai 84,30 dengan lagu Berhenti Mencintai yang bergenre pop.

Menurut Balqis, awalnya peserta yang mengikuti ajang ini datang dari ratusan negara. Masing-masing kemudian mengirim video yang menunjukkan skill bernyanyi mereka ke panitia pada Januari 2021.

”Baru kemudian ada pemberitahuan via email sekitar April 2021 berikut evaluasi soal apa kelebihan dan kekurangan masing-masing peserta,” papar Balqis.

Setelah itu, jumlah peserta mengerucut menjadi 18 negara yang kemudian dikarantina dengan mengikuti workshop pada 2-5 Mei 2021.

Dalam workshop via aplikasi Zoom Meeting ini, peserta di antaranya diajarkan soal teknik vokal, performance, dan bagaimana mengekspresikan dan menjiwai sebuah lagu.

”Sementara, kompetisi solo song diselenggarakan pada 6-7 Mei 2021. Peserta mengirimkan video mereka beryanyi yang kemudian dinilai oleh para juri,” beber Balqis.

Juri dalam ajang 3rdBCS World Virtual Choir Festival ini tak main-main, berasal dari berbagai negara. Yakni Tommyanto Kandisaputra, Joseph Kristanto Pantioso, dan Josephine Polim (Indonesia) serta Lorenzo Donati (Itali).

Lalu, Mat Wright dan Paul Smith (Inggris Raya), Maria Theresa V Roldan (Filipina), Jason Max Ferdinand (Amerika Serikat), Francis Liew (Malaysia), Pawasut J Priyapongrat (Thailand), dan Soundarie David Rodrigo (Srilanka).

Penampilan Balqis sendiri dinilai cukup unik karena membawakan lagu ciptaan musisi dari Padang, Dodi Ilmayanto, yang memang khusus diciptakan untuk gadis ini.

”Om Dodi kan sudah melihat beberapa kali penampilan saya di beberapa event. Dia merasa cocok dengan karakter suara saya lalu menciptakan lagu khusus,” ungkap bungsu dari dua bersaudara ini.

Balqis memang seorang ’Macan Festival’. Tak terhitung lagi berapa kemenangan yang ia raih dalam lomba tarik suara di skala lokal maupun nasional.

Sebut saja Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) di Palembang 2015 dan Surabaya 2017. Balqis saat itu meraih juara tiga dan finalis untuk kategori solo song.

Ia kemudian mewakili Lampung di ajang Festival Qasidah tingkat nasional yang diselenggarakan Lembaga Seni dan Qasidah (Lasqi) di Padang, Sumatera Barat 2017. Balqis menyabet juara harapan untuk kategori lagu religi.

Lalu, pada ajang Festival Bintang Vokalis Gambus Nasional XXIII di Jakarta 2018 untuk tingkat anak-anak, Balqis meraih juara 1 kategori solo song piala Presiden Jokowi.

”Saya bangga, Indonesia ternyata punya bakat terpendam,” kenang gadis yang bercita-cita masuk fakultas hukum Universitas Indonesia ini, mengutip perkataan Presiden Jokowi saat itu.

Tak berhenti sampai di situ. Pada Festival Qasidah Nasional di Ambon pada November 2019, Balqis menduduki podium tertinggi kategori pop religi.

Soal prestasi di level Provinsi Lampung, nama Balqis sudah sangat dikenal. Ia tercatat beberapa kali merajai festival olah suara. Bahkan menjadi juara bertahan Bintang Radio RRI tiga tahun berturut-turut sejak 2019 hingga 2021.

Selain bernyanyi, Balqis juga mumpuni di bidang sastra. Ia menjadi juara dua lomba baca puisi tingkat nasional liga bahasa dan sastra oleh Ikatan Duta Bahasa (Ikadubas) 2021.

Berikutnya, juara satu lomba baca puisi Sapardi Djoko Damono tingkat nasional 2020 dan juara cipta puisi tingkat nasional 2019. Puisi ciptaan Balqis berjudul ’Ibu’ bahkan sampai dibacakan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya.

Ia juga pernah menjadi juara harapan satu cipta syair tingkat nasional Konferensi Penulis Cilik Indonesia (KPCI) 2015 dan menjadi duta konferensi anak Indonesia dengan tema ’Taman Indah Kotaku’ dan bertemu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID