Berdarah Keraton, Fokus Pertanian dan Pariwisata - RILIS.ID
Berdarah Keraton, Fokus Pertanian dan Pariwisata
Wirahadikusumah
Senin | 06/07/2020 17.21 WIB
Berdarah Keraton, Fokus Pertanian dan Pariwisata
Calon Wakil Bupati Lampung Timur Dr. Raden Benny Kisworo saat wawancara dalam program Wira Corner di Studio Rilisid TV Lampung. Foto: Kalbi Rikardo

RILIS.ID, – Raden Benny Kisworo menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Wakil Bupati Lampung Timur (Lamtim). Ia telah mengikuti penjaringan di Partai Demokrat.

Benny Kisworo (Benkis) pernah tinggal di Lampung. Ia tercatat sebagai alumni Fakultas Ekonomi Universitas Lampung. Lalu melanjutkan S-2 di Universitas Bhayangkara Jakarta dan S-3 di Universitas Padjajaran, Jawa Barat.

Sebelum menjadi pengusaha sukses, pemilik dua pabrik aspal di Lampung ini pernah berkiprah 18 tahun di birokrat. Tepatnya di Direktorat Pajak, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

Ia memutuskan mundur dari PNS semasa menjabat Kepala Kantor Pelayanan Pajak di Jakarta. Ia kemudian membuka perusahaan konsultan keuangan perusahaan. Beberapa perusahaan besar di Jakarta menjadi kliennya hingga sekarang.

Mantan Presiden SBY juga pernah memberikan kepercayaan kepada Benkis sebagai tim perekonomian Indonesia. Memberi masukan kepada negara terkait perekonomian bangsa.

Tidak hanya semasa Presiden SBY, Presiden Jokowi juga memberikan kepercayaan kepada untuk menjadi anggota tim transisi Jokowi-JK di bidang Infrastruktur.

Kendati sudah menjadi pengusaha sukses, tak membuat lupa Benkis akan agama. Buktinya ia mendirikan Pondok Pesantren (Ponpes) di Bandarlampung. Ponpes bernama An-Nahl itu mengelola anak yatim-piatu dan duafa. Kemudian mendirikan taman pendidikan alquran (TPA) dan taman kanak-kanak (TK).

Benkis juga ternyata memiliki darah ningrat. Ia merupakan keturunan bangsawan Keraton Jogjakarta.

”Ayah saya memang keturunan Keraton Jogjakarta. Saya ada sertifikatnya dari keraton,” ujarnya saat tampil dalam program Wira Corner yang tayang di Rilisid TV Lampung (Grup Rilisid Lampung).

Dalam program itu juga, Benkis menjelaskan alasannya mengapa berniat mencalonkan diri sebagai Wabup Lamtim.

Alasan pertama adalah karena masyarakat Lamtim yang menurutnya rasional. Menurutnya, sejak Lamtim berdiri pada 1999, memiliki potensi luar biasa.

”Zaman dahulu yang dikenal adalah gajahnya Way Kambas. Nah, itu lokasinya di mana? Kan di Lamtim. Tetapi, coba lihat kondisinya sekarang, orang Lampung saja malas ke sana. Penyebabnya mungkin infrastruktur jalannya dan promosinya yang kurang,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, Lamtim juga memiliki pertanian dan perikanan yang luar biasa. Namun masalahnya, belum terkelola dengan baik.

”Saya melihat ada miss potensi dengan pengelolaannya. Orang mau jalan ke sana susah, mungkin pemerintahannya tidak mendukung. Padahal bagi pengusaha itu, dukungan birokrasi sangat diperlukan,” katanya.

Ia juga berniat ingin memberikan perhatian lebih kepada petani di Lamtim yang menurutnya memang perlu dihargai. Sebab, jika tidak ada perhatian dari pemerintah, maka produk yang dihasilkan petani tidak akan baik.

”Di negara maju, pertanian itu pasti diberi stimulus. Nah, pemerintah harus memberi itu kepada petani,” ucapnya.

Benkis juga berniat memperbaiki infrastruktur di Lamtim. Terutama jalan. Sebab, kondisi jalan yang baik akan memperlancar distribusi.

”Pastinya teman-teman pengusaha di luar Lamtim akan saya undang untuk berinvestasi,” janjinya.

Lalu modal politik apa yang dimiliki sehingga berniat maju sebagai Cawabup Lamtim? Benkis mengaku saat pileg 2019, raihan suaranya di kabupaten tersebut cukup banyak.

”Di Lamtim saya mendapatkan lebih dari 17 ribu suara,” pungkasnya.(*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID