Biar Nggak Cepat Rusak, 42 Mekanik Diajari Rawat Alsintan

Kamis | 11/10/2018 20.26 WIB
Biar Nggak Cepat Rusak, 42 Mekanik Diajari Rawat Alsintan
Para mekanik memperhatikan penjelasan penggunaan alsintan di BPP Provinsi Lampung, Kamis (11/10/2018). FOTO: Kementerian Pertanian RI 

RILIS.ID, Bandarlampung – Sebanyak 42 mekanik dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung mengikuti bimbingan teknik alat mesin pertanian (bimtek alsintan) di Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Provinsi Lampung, Kamis (11/10/2018).

Penanggungjawab Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan Provinsi Lampung, Widi Hardjono, mengatakan bimtek sebagai bentuk upaya peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Dengan harapan para mekanik bisa melakukan perawatan alsintan dengan baik hingga kinerjanya optimal.

"Karena tidak mungkin melakukan kerja optimal kalau mesinnya tidak dalam kondisi baik. Mereka diajari bagaimana jika injection-nya rusak, maintance, pengisian aki, dan lain-lain," kata Widi.

Dia menjelaskan, jika alsintan dipegang oleh orang awam maka seluruh bagian bisa menjadi masalah.

"Misalnya begini, di dalam traktor ada empat oli berbeda, seperti oli mesin, gardan, dan hidrolik. Oli nggak boleh kurang, harus dicek,” paparnya.

Pada kegiatan bimtek ini, sambung Widi, pihaknya juga mengajarkan bagaimana cara merawat alsintan sehingga lebih awet dan tidak gampang rusak.

"Kalau rusak biasanya mereka manggil bengkel, makanya dengan pelatihan ini kalau masalahnya kecil-kecil bisa ditangani sendiri,” tutupnya. (*)

Editor Gueade


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID