IHGMA Kibarkan Bendera Putih, PHRI: Kita Sudah Terpuruk
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

IHGMA Kibarkan Bendera Putih, PHRI: Kita Sudah Terpuruk

...
Sulaiman
Bandarlampung
11 Agustus 2021 - 16:44 WIB
Bisnis | RILISID
...
Sekretaris Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung Friandi Indrawan. FOTO: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Beberapa hari lalu, anggota Indonesia Hotel General Manager Asosiacion (IHGMA) melakukan aksi pengibaran bendera putih di Jalan Raden Intan, Bandarlampung.

Aksi tersebut dilakukan sebagai tanda menyerah akibat masa PPKM yang tak kunjung usai. 

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung Friandi Indrawan mengatakan, aksi yang dilakukan oleh rekan-rekan IHGMA merupakan simbol bahwa pengusaha hotel sudah dalam kondisi terpuruk. 

"Kita kondisinya sudah semakin buruk, sudah 17 bulan kondisi seperti ini. Berapa lama lagi kita bisa bertahan, itu (bendera putih) simbol kita," ungkapnya pada Rabu (11/8/2021).

Menurutnya, pemerintah harus benar-benar hadir dan memberikan solusi terhadap pengusaha hotel yang notabanenya adalah mitra pemerintah. Dengan memberikan keringanan dan mengurangi beban operasional. 

"Buktikan kalau pemerintah itu mitra strategisnya pengusaha, saya tantang pemerintah untuk buktikan itu, kalau begini terus kita bisa kolaps," ujarnya. 

Friandi mengatakan, pihaknya ingin berkomunikasi dengan pemerintah. 

"Kita tidak minta hibah atau minta stimulus, tetapi pajak air tanah diliburkan dulu beberapa bulan, toh pemerintah juga tidak ada biaya PPB. PLN juga jangan sangar-sangar amat," pintanya. (*)

Editor : Andry Kurniawan

TAG:

Berita Lainnya

IHGMA Kibarkan Bendera Putih, PHRI: Kita Sudah Terpuruk

...
Sulaiman
Bandarlampung
11 Agustus 2021 - 16:44 WIB
Bisnis | RILISID
...
Sekretaris Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung Friandi Indrawan. FOTO: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Beberapa hari lalu, anggota Indonesia Hotel General Manager Asosiacion (IHGMA) melakukan aksi pengibaran bendera putih di Jalan Raden Intan, Bandarlampung.

Aksi tersebut dilakukan sebagai tanda menyerah akibat masa PPKM yang tak kunjung usai. 

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung Friandi Indrawan mengatakan, aksi yang dilakukan oleh rekan-rekan IHGMA merupakan simbol bahwa pengusaha hotel sudah dalam kondisi terpuruk. 

"Kita kondisinya sudah semakin buruk, sudah 17 bulan kondisi seperti ini. Berapa lama lagi kita bisa bertahan, itu (bendera putih) simbol kita," ungkapnya pada Rabu (11/8/2021).

Menurutnya, pemerintah harus benar-benar hadir dan memberikan solusi terhadap pengusaha hotel yang notabanenya adalah mitra pemerintah. Dengan memberikan keringanan dan mengurangi beban operasional. 

"Buktikan kalau pemerintah itu mitra strategisnya pengusaha, saya tantang pemerintah untuk buktikan itu, kalau begini terus kita bisa kolaps," ujarnya. 

Friandi mengatakan, pihaknya ingin berkomunikasi dengan pemerintah. 

"Kita tidak minta hibah atau minta stimulus, tetapi pajak air tanah diliburkan dulu beberapa bulan, toh pemerintah juga tidak ada biaya PPB. PLN juga jangan sangar-sangar amat," pintanya. (*)

Editor : Andry Kurniawan

TAG:

Berita Lainnya