Kemiskinan di Pesawaran Turun, Dendi: Terima Kasih Masyarakat
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Kemiskinan di Pesawaran Turun, Dendi: Terima Kasih Masyarakat

...
Darmansyah Kiki
Pesawaran
8 April 2021 - 17:47 WIB
Advertorial | RILISID
...
FOTO: ISTIMEWA

RILISID, Pesawaran — DPRD Kabupaten Pesawaran menggelar sidang paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Pesawaran Tahun Anggaran 2020, Rabu (7/4/2021).

Acara yang dilaksanakan di ruang sidang gedung DPRD Desa Waylayap Kecamatan Gedongtataan ini dipimpin Ketua DPRD Pesawaran Suprapto.

Ia didampingi Wakil Ketua I Paisaludin, Wakil Ketua II Musanif Yaser Samsurya, Wakil Ketua III Zulkarnaen. Hadir sejumlah anggota dewan, Sekretaris Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Forkopimda.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang diwakili Kesuma Dewangsa menjelaskan, LKPj adalah laporan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran yang disampaikan kepada DPRD.

Sehingga LKPj merupakan wujud akuntabilitas pemerintah dan wujud pengawasan DPRD yang pada dasarnya memuat gambaran tentang kinerja yang telah dicapai selama satu tahun anggaran.

"Penyampaian LKPj kepala daerah merupakan bagian dari mekanisme dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan. Ini berkaitan dengan penyelenggaraan tugas-tugas pokok dan fungsi pemerintah daerah yang meliputi pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintahan," paparnya.

Dalam kesempatan ini, Kesuma menerangkan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) Pesawaran tahun 2020.

Selain itu, arah kebijakan umum pemerintah daerah, pengelolaan keuangan daerah secara makro, termasuk pendapatan dan belanja Daerah.

Berikutnya, penyelenggaraan pemerintahan urusan konkuren, penyelenggaraan tugas pembantuan dan penyelenggaraan tugas umum pemerintahan.

"Pelaksanaan APBD merupakan tolak ukur makro dalam penilaian kinerja. Di mana pendapatan menjadi kekuatan dan kemampuan keuangan daerah untuk membiayai seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan," sambungnya.

Realisasi keseluruhan anggaran pendapatan tahun anggaran 2020 adalah sebesar Rp1,27 triliun atau mencapai 96,41 persen dari target Rp1,4 triliun.

Sementara, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp70,27 miliar dari target Rp77,56 miliar atau 90,61 persen.

Secara statistik, terus dia, capaian pembangunan di Kabupaten Pesawaran pada tahun 2020 dapat diukur secara kuantitatif.

"Pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan dari 5 persen menjadi  minus 1,26 persen,” ungkapnya.

Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) per Kapita juga turun dari Rp25,65 juta menjadi Rp23,57 juta.

Sementara, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) naik dari 4,34 persen menjadi 4,64 persen.

”Yang mengembirakan persentase penduduk miskin turun dari 15,19 persen menjadi 14,76 persen,” tambah dia.

Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan dari 65,17 menjadi 65,79.

Mewakili pemerintah daerah, Kesuma berharap anggota dewan dapat memberikan saran, masukan, ataupun koreksi guna perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan.

Kesuma tak lupa menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota dewan yang terhormat, aparatur pemerintah, dan semua pihak.

”Khususnya seluruh masyarakat Pesawaran atas bantuan dan kerjasamanya. Sehingga, penyelenggaraan pemerintah daerah di Kabupaten Pesawaran selama tahun 2020 dapat berjalan dengan baik," pungkasnya. (advertorial)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya

Kemiskinan di Pesawaran Turun, Dendi: Terima Kasih Masyarakat

...
Darmansyah Kiki
Pesawaran
8 April 2021 - 17:47 WIB
Advertorial | RILISID
...
FOTO: ISTIMEWA

RILISID, Pesawaran — DPRD Kabupaten Pesawaran menggelar sidang paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Pesawaran Tahun Anggaran 2020, Rabu (7/4/2021).

Acara yang dilaksanakan di ruang sidang gedung DPRD Desa Waylayap Kecamatan Gedongtataan ini dipimpin Ketua DPRD Pesawaran Suprapto.

Ia didampingi Wakil Ketua I Paisaludin, Wakil Ketua II Musanif Yaser Samsurya, Wakil Ketua III Zulkarnaen. Hadir sejumlah anggota dewan, Sekretaris Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Forkopimda.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang diwakili Kesuma Dewangsa menjelaskan, LKPj adalah laporan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran yang disampaikan kepada DPRD.

Sehingga LKPj merupakan wujud akuntabilitas pemerintah dan wujud pengawasan DPRD yang pada dasarnya memuat gambaran tentang kinerja yang telah dicapai selama satu tahun anggaran.

"Penyampaian LKPj kepala daerah merupakan bagian dari mekanisme dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan. Ini berkaitan dengan penyelenggaraan tugas-tugas pokok dan fungsi pemerintah daerah yang meliputi pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintahan," paparnya.

Dalam kesempatan ini, Kesuma menerangkan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) Pesawaran tahun 2020.

Selain itu, arah kebijakan umum pemerintah daerah, pengelolaan keuangan daerah secara makro, termasuk pendapatan dan belanja Daerah.

Berikutnya, penyelenggaraan pemerintahan urusan konkuren, penyelenggaraan tugas pembantuan dan penyelenggaraan tugas umum pemerintahan.

"Pelaksanaan APBD merupakan tolak ukur makro dalam penilaian kinerja. Di mana pendapatan menjadi kekuatan dan kemampuan keuangan daerah untuk membiayai seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan," sambungnya.

Realisasi keseluruhan anggaran pendapatan tahun anggaran 2020 adalah sebesar Rp1,27 triliun atau mencapai 96,41 persen dari target Rp1,4 triliun.

Sementara, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp70,27 miliar dari target Rp77,56 miliar atau 90,61 persen.

Secara statistik, terus dia, capaian pembangunan di Kabupaten Pesawaran pada tahun 2020 dapat diukur secara kuantitatif.

"Pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan dari 5 persen menjadi  minus 1,26 persen,” ungkapnya.

Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) per Kapita juga turun dari Rp25,65 juta menjadi Rp23,57 juta.

Sementara, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) naik dari 4,34 persen menjadi 4,64 persen.

”Yang mengembirakan persentase penduduk miskin turun dari 15,19 persen menjadi 14,76 persen,” tambah dia.

Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan dari 65,17 menjadi 65,79.

Mewakili pemerintah daerah, Kesuma berharap anggota dewan dapat memberikan saran, masukan, ataupun koreksi guna perbaikan penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan.

Kesuma tak lupa menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota dewan yang terhormat, aparatur pemerintah, dan semua pihak.

”Khususnya seluruh masyarakat Pesawaran atas bantuan dan kerjasamanya. Sehingga, penyelenggaraan pemerintah daerah di Kabupaten Pesawaran selama tahun 2020 dapat berjalan dengan baik," pungkasnya. (advertorial)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya