Meski Kilang Balongan Terbakar, Pertamina Pastikan Stok BBM di Lampung Aman
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Meski Kilang Balongan Terbakar, Pertamina Pastikan Stok BBM di Lampung Aman

...
Dora Afrohah
Bandarlampung
31 Maret 2021 - 21:17 WIB
Bisnis | RILISID
...
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Bandarlampung — Kebakaran besar yang terjadi di kilang minyak Pertamina di Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Senin (29/3/2021), tidak berdampak terhadap stok bahan bakar minyak (BBM) di Lampung.

Hal ini diungkapkan Unit Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II, Umar Ibnu Hasan, Rabu (31/3/2021).

Ia menegaskan terbakarnya kilang minyak Balongan tidak berdampak terhadap produksi, supply dan distribusi BBM di Lampung maupun di Bandarlampung.

Sebab, kata Umar, pasokan BBM untuk Lampung dan sekitarnya didistribusikan dari Kilang Refinery Unit III Plaju.

"Meskipun Kilang Balongan merupakan kilang minyak terbesar di Asia Tenggara, tapi kami pastikan stok BBM di seluruh Indonesia aman," tuturnya saat dihubungi Rilislampung, Rabu (31/3/2021).

Menurut Umar, kilang Plaju merupakan salah satu dari enam Refinery Unit (RU) Pertamina dengan kegiatan bisnis utamanya adalah mengolah minyak mentah dan intermediate product (Alkylfeed, HSDC, slop oil, LOMC, Long residue, Raw PP) menjadi sejumlah produk.

Produk yang dihasilkan kilang Plaju, antara lain adalah BBM jenis premium, kerosene, solar dan fuel oil. Selain itu juga memproduksi bahan bakar khusus seperti avtur, pertalite, pertamax, pertamax racing dan beberapa produk lainnya. Seperti LSFO dan polypropylene (Polytam) serta NBBM (LPG, Musicool, HAP, LAWS, SBPX, LSWR).

Sebelumnya, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyampaikan dukungannya terkait penanganan insiden terbakarnya tanki T-301 kilang minyak Balongan. Ia juga mengapresiasi penanganan yang dilakukan tim Pertamina.

"Saya mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Pertamina untuk penanganan insiden dan dampaknya kepada masyarakat," ucapnya, Selasa (30/3/2021).

Selain itu, Ahok juga meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh atas insiden yang terjadi. Hal ini dilakukan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (*)

 

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Meski Kilang Balongan Terbakar, Pertamina Pastikan Stok BBM di Lampung Aman

...
Dora Afrohah
Bandarlampung
31 Maret 2021 - 21:17 WIB
Bisnis | RILISID
...
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Bandarlampung — Kebakaran besar yang terjadi di kilang minyak Pertamina di Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Senin (29/3/2021), tidak berdampak terhadap stok bahan bakar minyak (BBM) di Lampung.

Hal ini diungkapkan Unit Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II, Umar Ibnu Hasan, Rabu (31/3/2021).

Ia menegaskan terbakarnya kilang minyak Balongan tidak berdampak terhadap produksi, supply dan distribusi BBM di Lampung maupun di Bandarlampung.

Sebab, kata Umar, pasokan BBM untuk Lampung dan sekitarnya didistribusikan dari Kilang Refinery Unit III Plaju.

"Meskipun Kilang Balongan merupakan kilang minyak terbesar di Asia Tenggara, tapi kami pastikan stok BBM di seluruh Indonesia aman," tuturnya saat dihubungi Rilislampung, Rabu (31/3/2021).

Menurut Umar, kilang Plaju merupakan salah satu dari enam Refinery Unit (RU) Pertamina dengan kegiatan bisnis utamanya adalah mengolah minyak mentah dan intermediate product (Alkylfeed, HSDC, slop oil, LOMC, Long residue, Raw PP) menjadi sejumlah produk.

Produk yang dihasilkan kilang Plaju, antara lain adalah BBM jenis premium, kerosene, solar dan fuel oil. Selain itu juga memproduksi bahan bakar khusus seperti avtur, pertalite, pertamax, pertamax racing dan beberapa produk lainnya. Seperti LSFO dan polypropylene (Polytam) serta NBBM (LPG, Musicool, HAP, LAWS, SBPX, LSWR).

Sebelumnya, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyampaikan dukungannya terkait penanganan insiden terbakarnya tanki T-301 kilang minyak Balongan. Ia juga mengapresiasi penanganan yang dilakukan tim Pertamina.

"Saya mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Pertamina untuk penanganan insiden dan dampaknya kepada masyarakat," ucapnya, Selasa (30/3/2021).

Selain itu, Ahok juga meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh atas insiden yang terjadi. Hal ini dilakukan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (*)

 

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya