Pengusaha Belum Bisa Paksa Pengunjung Tunjukkan Kartu Vaksin Saat Masuk Mal
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Pengusaha Belum Bisa Paksa Pengunjung Tunjukkan Kartu Vaksin Saat Masuk Mal

...
Sulaiman
Bandarlampung
25 Agustus 2021 - 14:25 WIB
Bisnis | RILISID
...
Pedagang di Mal Boemi Kedaton mulai membuka tokonya, Rabu (25/8/2021). FOTO: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Pengusaha mal di Bandarlampung masih belum bisa melaksanakan kebijakan pengunjung yang ingin masuk, wajib menunjukan kartu vaksin yang saat ini masih dikaji oleh Pemkot Bandarlampung.

Hal tersebut dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum divaksin.

Manager Mal Boemi Kedaton (MBK) Bandarlampung Andreas Purwanto menerangkan, pasca pertemuan dengan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, pihaknya baru bisa membuka mal secara menyeluruh tapi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Andreas mengatakan, pihaknya belum bisa mewajibkan pengunjung untuk menunjukan kartu vaksin apabila ingin masuk mal.

"Tapi kedepan kita akan ikuti aturan, apabila diminta untuk menerapkan hal itu," ungkapnya pada Rabu (25/8/2021).

Ia juga mengatakan, dalam pertemuan kemarin, kedepan memang akan diterapkan hal itu (masuk tunjukan kartu vaksin). Hanya saja Pemkot sedang berupaya untuk meminta vaksin ke pusat agar seluruh masyarakat bisa divaksin.

"Kita tidak menolak, hanya saja sekarang belum bisa, karena masyarakat belum seluruhnya di vaksin," ungkap Andreas beralasan.

Begitu juga dengan karyawan dan pedagang masih ada sebagian yang belum divaksin. Namun sudah diperbolehkan untuk masuk kerja dan membuka tokonya.

"Tapi kita minta tunjukan surat sudah melakukan tes antigen, demi kebaikan bersama," pungkasnya. (*)

Editor : Andry Kurniawan

TAG:

Berita Lainnya

Pengusaha Belum Bisa Paksa Pengunjung Tunjukkan Kartu Vaksin Saat Masuk Mal

...
Sulaiman
Bandarlampung
25 Agustus 2021 - 14:25 WIB
Bisnis | RILISID
...
Pedagang di Mal Boemi Kedaton mulai membuka tokonya, Rabu (25/8/2021). FOTO: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Pengusaha mal di Bandarlampung masih belum bisa melaksanakan kebijakan pengunjung yang ingin masuk, wajib menunjukan kartu vaksin yang saat ini masih dikaji oleh Pemkot Bandarlampung.

Hal tersebut dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum divaksin.

Manager Mal Boemi Kedaton (MBK) Bandarlampung Andreas Purwanto menerangkan, pasca pertemuan dengan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, pihaknya baru bisa membuka mal secara menyeluruh tapi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Andreas mengatakan, pihaknya belum bisa mewajibkan pengunjung untuk menunjukan kartu vaksin apabila ingin masuk mal.

"Tapi kedepan kita akan ikuti aturan, apabila diminta untuk menerapkan hal itu," ungkapnya pada Rabu (25/8/2021).

Ia juga mengatakan, dalam pertemuan kemarin, kedepan memang akan diterapkan hal itu (masuk tunjukan kartu vaksin). Hanya saja Pemkot sedang berupaya untuk meminta vaksin ke pusat agar seluruh masyarakat bisa divaksin.

"Kita tidak menolak, hanya saja sekarang belum bisa, karena masyarakat belum seluruhnya di vaksin," ungkap Andreas beralasan.

Begitu juga dengan karyawan dan pedagang masih ada sebagian yang belum divaksin. Namun sudah diperbolehkan untuk masuk kerja dan membuka tokonya.

"Tapi kita minta tunjukan surat sudah melakukan tes antigen, demi kebaikan bersama," pungkasnya. (*)

Editor : Andry Kurniawan

TAG:

Berita Lainnya