Petani Waykanan Panen Padi di Tengah Pandemi
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Petani Waykanan Panen Padi di Tengah Pandemi

WAYKANAN
18 April 2020 - 13:42 WIB
Advertorial | RILISID
...
Petani di Waykanan saat memanen padi di sawahnya kendati negara ini tengah dilanda wabah Corona./FOTO ISTIMEWA

RILISID, WAYKANAN — Pandemi Corona yang terjadi saat ini tak menyurutkan kinerja petani di Kabupaten Waykanan. Mereka tetap turun ke sawah untuk memanen padi.

Hal itu juga dilakukan agar kondisi ketersediaan pangan tetap terjaga. Khususnya di Waykanan. Yang juga merupakan wilayah supervisi dan monitoring Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung.

”Ya, karena sudah memasuki masa panen, jadi petani segera memanennya. Namun, tetap aktivitas dilakukan dengan memperhatikan protokel kesehatan. Yakni dengan menjaga jarak,” ujar Kadis Pertanian Waykanan Maulana dalam release yang dikirimkan Bapeltan Lampung kepada Rilislampung.id.

Menurut Maulana, panen padi di wilayahnya cukup berhasil. Dari hamparan luas areal sawah 58 hektare di Kampung Mekarjaya, Bahuga, 98 persennya dapat berproduksi maksimal dengan produktivitas 5,4 ton/hektare.

Sementara, Kepala Bapeltan Lampung Dadan Sunarsa mengatakan, sebagai Penanggungjawab Tim Supervisi dan Monitoring Kostratani Waykanan, pihaknya harus memastikan stok pangan khususnya beras di Lampung agar tetap terjaga di tengah situasi pandemi Corona saat ini.

Diharapkan, di kecamatan-kecamatan lain yang ada di Waykanan tetap dapat melakukan aktivitas panen dengan terus memperhatikan protokol kesehatan agar yakni menjaga jarak agar terhindar dari penularan virus Corona.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya

Petani Waykanan Panen Padi di Tengah Pandemi

...
[email protected]
WAYKANAN
18 April 2020 - 13:42 WIB
Advertorial | RILISID
...
Petani di Waykanan saat memanen padi di sawahnya kendati negara ini tengah dilanda wabah Corona./FOTO ISTIMEWA

RILISID, WAYKANAN — Pandemi Corona yang terjadi saat ini tak menyurutkan kinerja petani di Kabupaten Waykanan. Mereka tetap turun ke sawah untuk memanen padi.

Hal itu juga dilakukan agar kondisi ketersediaan pangan tetap terjaga. Khususnya di Waykanan. Yang juga merupakan wilayah supervisi dan monitoring Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Lampung.

”Ya, karena sudah memasuki masa panen, jadi petani segera memanennya. Namun, tetap aktivitas dilakukan dengan memperhatikan protokel kesehatan. Yakni dengan menjaga jarak,” ujar Kadis Pertanian Waykanan Maulana dalam release yang dikirimkan Bapeltan Lampung kepada Rilislampung.id.

Menurut Maulana, panen padi di wilayahnya cukup berhasil. Dari hamparan luas areal sawah 58 hektare di Kampung Mekarjaya, Bahuga, 98 persennya dapat berproduksi maksimal dengan produktivitas 5,4 ton/hektare.

Sementara, Kepala Bapeltan Lampung Dadan Sunarsa mengatakan, sebagai Penanggungjawab Tim Supervisi dan Monitoring Kostratani Waykanan, pihaknya harus memastikan stok pangan khususnya beras di Lampung agar tetap terjaga di tengah situasi pandemi Corona saat ini.

Diharapkan, di kecamatan-kecamatan lain yang ada di Waykanan tetap dapat melakukan aktivitas panen dengan terus memperhatikan protokol kesehatan agar yakni menjaga jarak agar terhindar dari penularan virus Corona.(*)

Editor : Wirahadikusumah

TAG:

Berita Lainnya