Seruan #UninstallWhatsapp Bergema di Twitter
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Seruan #UninstallWhatsapp Bergema di Twitter

...
Segan Simanjuntak
Bandarlampung
24 Januari 2021 - 12:35 WIB
Teknologi | RILISID
...
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Bandarlampung — Perubahan kebijakan privasi yang dilakukan WhatsApp berbuntut panjang. Teranyar, hashtag #UninstallWhatsapp menjadi trending di Indonesia pada Minggu (24/1/2021).

Sebagaimana diketahui, kebijakan privasi WhatsApp di tahun 2021 telah membuat sebagian besar pengguna WhatsApp gerah dengan aturan baru tersebut.

Kebijakan baru ini kemudian direspons pengguna WhatsApp dengan ajakan migrasi ke platform lain seperti Telegram dan Signal hingga hashtag #UninstallWhatsapp.

#UninstallWhatsapp move to telegram guys!!!,” tulis akun Twitter @vfadinta.

Dari pada kalian pake aplikasi yang ga jaga data2 kalian mending beralih ke aplikasi yang udah pasti secure dan bisa menghasilkan uang #UninstallWhatsapp Install MyBeb,” cuit akun @VieSita.

ini kenapa tetiba wassaf ku jadi begini trus ke reset semua chat??? how to restore? :( #UninstallWhatsapp,” ujar akun @rastudyy.

Namun, tidak sedikit juga pengguna yang masih bertahan menggunakan WhatsApp.

#UninstallWhatsapp
Pengennya move. tapi kluarga gw baru aja pada belajar maen hp.dan hanya wa satu2nya yg mereka bisa,” kata akun @piwath.

Daripada gua #UninstallWhatsapp mendingan gua beli pulsa data buat intal whatsapp.. Itu aja ko repot..,” tulis akun @nong_mitan.

Toh kita gatau apa issue buat mau ngambil data kita beneran apa enggak? Lagi pula pakai aja wa kalau kalian udah nyaman, trus ya di wa gue banyakan grup buat sekolah atau buat pribadi gitu, kalau kalian mau pake mybeb sih terserah saya udah nyaman di wa #UninstallWhatsapp,” cuit @rasyaariesca.

Setidaknya ada sejumlah poin dalam perubahan kebijakan privasi baru WhatsApp yang akan diterapkan pada 8 Februari 2021 atau berhenti menggunakan WhatsApp.

Ketiga poin itu adalah bagaimana WhatsApp memproses data pengguna, bagaimana bisnis bisa menggunakan layanan yang dihosting Facebook untuk menyimpan dan mengelola isi percakapan, dan bagaimana WhatsApp akan bermitra dengan Facebook untuk menawarkan integrasi di produk-produk mereka.

Karena menuai protes dari pengguna dan warganet, WhatsApp memutuskan untuk menunda kebijakan tersebut. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya

Seruan #UninstallWhatsapp Bergema di Twitter

...
Segan Simanjuntak
Bandarlampung
24 Januari 2021 - 12:35 WIB
Teknologi | RILISID
...
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILISID, Bandarlampung — Perubahan kebijakan privasi yang dilakukan WhatsApp berbuntut panjang. Teranyar, hashtag #UninstallWhatsapp menjadi trending di Indonesia pada Minggu (24/1/2021).

Sebagaimana diketahui, kebijakan privasi WhatsApp di tahun 2021 telah membuat sebagian besar pengguna WhatsApp gerah dengan aturan baru tersebut.

Kebijakan baru ini kemudian direspons pengguna WhatsApp dengan ajakan migrasi ke platform lain seperti Telegram dan Signal hingga hashtag #UninstallWhatsapp.

#UninstallWhatsapp move to telegram guys!!!,” tulis akun Twitter @vfadinta.

Dari pada kalian pake aplikasi yang ga jaga data2 kalian mending beralih ke aplikasi yang udah pasti secure dan bisa menghasilkan uang #UninstallWhatsapp Install MyBeb,” cuit akun @VieSita.

ini kenapa tetiba wassaf ku jadi begini trus ke reset semua chat??? how to restore? :( #UninstallWhatsapp,” ujar akun @rastudyy.

Namun, tidak sedikit juga pengguna yang masih bertahan menggunakan WhatsApp.

#UninstallWhatsapp
Pengennya move. tapi kluarga gw baru aja pada belajar maen hp.dan hanya wa satu2nya yg mereka bisa,” kata akun @piwath.

Daripada gua #UninstallWhatsapp mendingan gua beli pulsa data buat intal whatsapp.. Itu aja ko repot..,” tulis akun @nong_mitan.

Toh kita gatau apa issue buat mau ngambil data kita beneran apa enggak? Lagi pula pakai aja wa kalau kalian udah nyaman, trus ya di wa gue banyakan grup buat sekolah atau buat pribadi gitu, kalau kalian mau pake mybeb sih terserah saya udah nyaman di wa #UninstallWhatsapp,” cuit @rasyaariesca.

Setidaknya ada sejumlah poin dalam perubahan kebijakan privasi baru WhatsApp yang akan diterapkan pada 8 Februari 2021 atau berhenti menggunakan WhatsApp.

Ketiga poin itu adalah bagaimana WhatsApp memproses data pengguna, bagaimana bisnis bisa menggunakan layanan yang dihosting Facebook untuk menyimpan dan mengelola isi percakapan, dan bagaimana WhatsApp akan bermitra dengan Facebook untuk menawarkan integrasi di produk-produk mereka.

Karena menuai protes dari pengguna dan warganet, WhatsApp memutuskan untuk menunda kebijakan tersebut. (*)

Editor : RILIS.ID

TAG:

Berita Lainnya