Vaksinasi Masih Rendah, Operasional Tim Penyekatan di Bakauheni Belum Dibayar
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Vaksinasi Masih Rendah, Operasional Tim Penyekatan di Bakauheni Belum Dibayar

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
13 Oktober 2021 - 18:31 WIB
Breaking News | RILISID
...
Ombudsman Lampung melakukan pertemuan dengan tenaga kesehatan. Foto: Istmewa

RILISID, Bandarlampung — Ombudsman RI mencatat kesadaran masyarakat di Bandarlampung untuk vaksinasi masih di angka 60 persen. 

Padahal, idealnya untuk mencapai herd immunity (kekebalan kelompok) minimal 70 persen. 

Sementara, untuk keseluruhan di Provinsi Lampung angka vaksinasi baru mencapai 28 persen. 

"Ini sangat rendah. Butuh edukasi massif agar kesadaran masyrakat meningkat," ujar anggota Ombudsman RI (ORI) Indraza Marzuki Rais didampingi Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Nur Rakhman Yusuf.

Mereka melakukan kunjungan kerja ke Lampung dan bertemu Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim di ruang Satgas Covid-19 Gedung Keratun, Pemrov Lampung, Rabu (13/10/2021). 

ORI berkoordinasi terkait perkembangan penanganan Covid-19 dan penyaluran bantuan sosial di Provinsi Lampung.

Selain itu ORI menangkap adanya beberapa permasalahan. Seperti update Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tidak lagi online

Menanggapinya, Pemprov berharap beberapa kendala mendapat perhatian ORI untuk dikomunikasikan kepada instansi terkait.

Termasuk pembayaran operasional tim penjagaan/penyekatan di Pelabuhan Bakauheni saat Covid-19 meningkat di waktu lalu.

Selanjutnya pihak Ombudsman melakukan sidak pelayanan vaksinasi di Mal Kartini dan kunjungan ke RSUD Abdul Moeloek.

ORI juga melakukan pertemuan dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui perkembangan penanganan pasien positif Covid-19 di RSUDAM.

Hasilnya, belum terdapat kendala berarti. Jumlah tenaga kesehatan dianggap masih memadai.

"Meski begitu kami tetap ingatkan untuk selalu waspada apalagi ini menjelang libur akhir tahun," tutup Indraza. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Vaksinasi Masih Rendah, Operasional Tim Penyekatan di Bakauheni Belum Dibayar

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
13 Oktober 2021 - 18:31 WIB
Breaking News | RILISID
...
Ombudsman Lampung melakukan pertemuan dengan tenaga kesehatan. Foto: Istmewa

RILISID, Bandarlampung — Ombudsman RI mencatat kesadaran masyarakat di Bandarlampung untuk vaksinasi masih di angka 60 persen. 

Padahal, idealnya untuk mencapai herd immunity (kekebalan kelompok) minimal 70 persen. 

Sementara, untuk keseluruhan di Provinsi Lampung angka vaksinasi baru mencapai 28 persen. 

"Ini sangat rendah. Butuh edukasi massif agar kesadaran masyrakat meningkat," ujar anggota Ombudsman RI (ORI) Indraza Marzuki Rais didampingi Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Nur Rakhman Yusuf.

Mereka melakukan kunjungan kerja ke Lampung dan bertemu Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim di ruang Satgas Covid-19 Gedung Keratun, Pemrov Lampung, Rabu (13/10/2021). 

ORI berkoordinasi terkait perkembangan penanganan Covid-19 dan penyaluran bantuan sosial di Provinsi Lampung.

Selain itu ORI menangkap adanya beberapa permasalahan. Seperti update Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tidak lagi online

Menanggapinya, Pemprov berharap beberapa kendala mendapat perhatian ORI untuk dikomunikasikan kepada instansi terkait.

Termasuk pembayaran operasional tim penjagaan/penyekatan di Pelabuhan Bakauheni saat Covid-19 meningkat di waktu lalu.

Selanjutnya pihak Ombudsman melakukan sidak pelayanan vaksinasi di Mal Kartini dan kunjungan ke RSUD Abdul Moeloek.

ORI juga melakukan pertemuan dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui perkembangan penanganan pasien positif Covid-19 di RSUDAM.

Hasilnya, belum terdapat kendala berarti. Jumlah tenaga kesehatan dianggap masih memadai.

"Meski begitu kami tetap ingatkan untuk selalu waspada apalagi ini menjelang libur akhir tahun," tutup Indraza. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya