Oknum Wartawan Marah, Tidak Terima Proyek Jalan di Tiyuh Karta Dikeluhkan
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Oknum Wartawan Marah, Tidak Terima Proyek Jalan di Tiyuh Karta Dikeluhkan

...
Surmadi
Tulangbawang Barat
16 September 2021 - 15:51 WIB
Daerah | RILISID
...
Papan informasi pekerjaan jalan di Tiyuh Karta. Foto: Istimewa

RILISID, Tulangbawang Barat — Oknum wartawan, Jasudin, tidak terima warga mengeluhkan proyek jalan di Tiyuh Karta Kecamatan Tulangbawang Udik, Tulangbawang Barat (Tubaba). 

Menurut dia, keluhan ini hanya akan menghambat pekerjaan proyek peningkatan jalan dari lapisan penetrasi (lapen) ke lapisan tipis aspal pasir (latasir) tersebut. 

Pembelaannya atas proyek ini otomatis memunculkan dugaan jika dirinya sedikit banyak terlibat. Disinggung soal itu, ia tidak membantah. 

"Wartawan tidak ada larangan untuk bermain proyek. Banyak proyek saya di Kagunganratu, ada dua-tiga proyek," ujar Jasudin, Kamis (16/9/2021). 

Jasudin diketahui merupakan salah satu penasehat di organisasi kewartawanan dan namanya terdaftar sebagai jurnalis di sebuah media lokal. 

Saat datang, Jasudin juga membawa papan informasi pekerjaan. Dalam papan ini tertulis pagu pekerjaan Rp296.562.000. 

Sementara, kontraktor pelaksananya CV Bintang Merah Khatulistiwa (baca: Diduga Tak Sesuai Spek, Kepala Tiyuh Karta Keluhkan Proyek Jalan Ratusan Juta). 

Setelah menyatakan ketidakpuasannya atas keluhan warga tersebut, Jasudin langsung angkat kaki. Salah satu rekannya kemudian membawa papan pergi. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Oknum Wartawan Marah, Tidak Terima Proyek Jalan di Tiyuh Karta Dikeluhkan

...
Surmadi
Tulangbawang Barat
16 September 2021 - 15:51 WIB
Daerah | RILISID
...
Papan informasi pekerjaan jalan di Tiyuh Karta. Foto: Istimewa

RILISID, Tulangbawang Barat — Oknum wartawan, Jasudin, tidak terima warga mengeluhkan proyek jalan di Tiyuh Karta Kecamatan Tulangbawang Udik, Tulangbawang Barat (Tubaba). 

Menurut dia, keluhan ini hanya akan menghambat pekerjaan proyek peningkatan jalan dari lapisan penetrasi (lapen) ke lapisan tipis aspal pasir (latasir) tersebut. 

Pembelaannya atas proyek ini otomatis memunculkan dugaan jika dirinya sedikit banyak terlibat. Disinggung soal itu, ia tidak membantah. 

"Wartawan tidak ada larangan untuk bermain proyek. Banyak proyek saya di Kagunganratu, ada dua-tiga proyek," ujar Jasudin, Kamis (16/9/2021). 

Jasudin diketahui merupakan salah satu penasehat di organisasi kewartawanan dan namanya terdaftar sebagai jurnalis di sebuah media lokal. 

Saat datang, Jasudin juga membawa papan informasi pekerjaan. Dalam papan ini tertulis pagu pekerjaan Rp296.562.000. 

Sementara, kontraktor pelaksananya CV Bintang Merah Khatulistiwa (baca: Diduga Tak Sesuai Spek, Kepala Tiyuh Karta Keluhkan Proyek Jalan Ratusan Juta). 

Setelah menyatakan ketidakpuasannya atas keluhan warga tersebut, Jasudin langsung angkat kaki. Salah satu rekannya kemudian membawa papan pergi. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya