Takut Preman, Pekerja Proyek Jalan Lampura-Waykanan Ramai-ramai Mundur
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Takut Preman, Pekerja Proyek Jalan Lampura-Waykanan Ramai-ramai Mundur

...
Isti Febri Wantika
Lampung Utara
29 November 2021 - 12:16 WIB
Daerah | RILISID
...
Proyek jalan penghubung Lampura-Waykanan. Foto: Istimewa

RILISID, Lampung Utara — Proyek pembangunan ruas jalan penghubung Simpang SD Muara Sungkai, Lampung Utara ke Waykanan belum juga berjalan.

Firmansyah Usman selaku pihak rekanan menjelaskan, dirinya sedang mencari tenaga baru karena sekitar 10 pekerja lama berhenti karena ketakutan.

"Mereka takut karena pengancaman yang dilakukan preman beberapa waktu lalu," jelasnya ketika dikonfirmasi melalui telepon, Senin (29/11/2021).

Ia menerangkan pihaknya tidak bisa asal merekrut tukang. Sebab, harus mereka yang benar-benar paham dengan proyek yang dikerjakan.

"Mau bagaimana lagi, mereka sudah takut. Apalagi mereka perantau dari Bandarlampung," sesalnya (baca: Terhenti karena Preman, Polisi Kawal Proyek Jalan Penghubung Lampura-Waykanan).

Sementara itu, Polres Lampung Utara (Lampura) masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi.

Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Eko Rendi Oktama menegaskan hal itu melalui pesan WhatsApp, Senin (29/11).

"Untuk pengamanan, kami telah meminta Polsek setempat mengawal saat proyek dilanjutkan," paparnya. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Takut Preman, Pekerja Proyek Jalan Lampura-Waykanan Ramai-ramai Mundur

...
Isti Febri Wantika
Lampung Utara
29 November 2021 - 12:16 WIB
Daerah | RILISID
...
Proyek jalan penghubung Lampura-Waykanan. Foto: Istimewa

RILISID, Lampung Utara — Proyek pembangunan ruas jalan penghubung Simpang SD Muara Sungkai, Lampung Utara ke Waykanan belum juga berjalan.

Firmansyah Usman selaku pihak rekanan menjelaskan, dirinya sedang mencari tenaga baru karena sekitar 10 pekerja lama berhenti karena ketakutan.

"Mereka takut karena pengancaman yang dilakukan preman beberapa waktu lalu," jelasnya ketika dikonfirmasi melalui telepon, Senin (29/11/2021).

Ia menerangkan pihaknya tidak bisa asal merekrut tukang. Sebab, harus mereka yang benar-benar paham dengan proyek yang dikerjakan.

"Mau bagaimana lagi, mereka sudah takut. Apalagi mereka perantau dari Bandarlampung," sesalnya (baca: Terhenti karena Preman, Polisi Kawal Proyek Jalan Penghubung Lampura-Waykanan).

Sementara itu, Polres Lampung Utara (Lampura) masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi.

Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Eko Rendi Oktama menegaskan hal itu melalui pesan WhatsApp, Senin (29/11).

"Untuk pengamanan, kami telah meminta Polsek setempat mengawal saat proyek dilanjutkan," paparnya. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya