Diduga Pedofilia, Oknum Kepala MTs yang Juga Penghulu Diamankan - RILIS.ID
Diduga Pedofilia, Oknum Kepala MTs yang Juga Penghulu Diamankan
Anton Suryadi
Rabu | 28/11/2018 20.15 WIB
Diduga Pedofilia, Oknum Kepala MTs yang Juga Penghulu Diamankan
Kapolres Lambar AKBP Doni Wahyudi saat ekspose kasus pencabulan. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Anton Suryadi

RILIS.ID, Lampung Barat – Oknum Kepala MTs di Pekon Balak Kecamatan Balik Bukit Lampung Barat (Lambar) berinisial Mu, diamankan Polres setempat lantaran dilaporkan mencabuli siswanya.

Bahkan, jumlah korban dari tersangka yang diduga mengidap pedofilia (kelainan lantaran hasrat seksualnya terhadap anak di bawah umur) ini, diperkirakan mencapai 6 orang.  

Laporan keluarga korban di Pekon Balak, pada Senin (26/11/2018) dengan Nomor Laporan LP/724/XI/2018/Polda Lampung/Res Lambar/SPKT. Berdasarkan laporan tersebut, polres menangkap Mu pada Selasa (27/11) di kediamannya.

Kapolres Lambar AKBP Doni Wahyudi memparkan, modus operandi tersangka yang juga juga diketahui sebagai penghulu di Pekon Balak ini, yakni menghubungi korban melalui media sosial facebook.

Pesannya agar korban datang ke sekolah, ditunggu oleh tersangka. Tersangka mengancam korban akan dikeluarkan dari sekolah jika menolak datang. Pada Minggu (25/11) sekira pukul 18.00 Wib, tersangka mengajak korban IS dan SP untuk bertemu di sekolah pukul 21.00. 

Setelah berada di sekolah, di ruang kepala sekolah itulah tersangka melancarkan aksinya mencabuli dua korban. Bahkan, tersangka juga (maaf, Red) menyodomi korban.

“Berdasarkan hasil interogasi, tersangka telah melakukan perbuatan yang sama kepada korban sebanyak 30 kali selama 2 bulan terakhir," ungkap Kapolres, saat ekpsose, Rabu (28/11/2018).

Selain dilakukan di ruang kepala sekolah, tersangka juga pernah melakukan perbuatan cabul tersebut di rumahnya di Pekon Balak. Perbuatan tersebut dilakukan kurang lebih sebanyak 3 kali, saat istrinya sedang pelatihan di Bandung. 

Hasil penelusuran selain korban IS dan SP, kuat dugaan tersangka telah melakukan perbuatan yang sama terhadap 4 korban lainnya yakni MD, LD, BB, dan RJ. Semua korban tersebut merupakan murid dan alumni MTs tempat tersangka menjadi pimpinannya.

Barang bukti yang di sita pihak kepolisian yakni satu unit Hp.Oppo 1201 berwarna hitam, satu buah baju lengan panjang berwarna biru dongker dan satu buah celana berwarna biru dongker.

"Saat ini kami masih terus melakukan pendalaman kasus ini, karena kuat dugaan korban bukan hanya 2 orang saja tetapi ada korban lainnya yang akan segera kita mintai keterangan,” jelas Kapolres.(*)

Editor Adi Pranoto


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID