Dirumahkan Enam Bulan, Puluhan Karyawan PT Domus Jaya Tuntut Kejelasan Status
Ahmad Kurdy
Selasa | 24/11/2020 11.59 WIB
Dirumahkan Enam Bulan, Puluhan Karyawan PT Domus Jaya Tuntut Kejelasan Status
Puluhan karyawan menggelar aksi diam di depan PT Domus Jaya, Senin (23/11/2020). FOTO: Ahmad Kurdy

RILIS.ID, Lampung Selatan – Sebanyak 51 karyawan PT Domus Jaya meminta kejelasan status mereka setelah enam bulan dirumahkan dengan bergaji 50 persen dari gaji pokok.

Mereka menggelar aksi diam di depan kantor perusahaan yang berlokasi di Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan (Lamsel) pada Senin (23/11/2020).

"Kami menggelar aksi diam hanya ingin meminta kejelasan tentang status kami yang sudah dirumahkan selama enam bulan. Total sebenarnya ada 60 orang, tapi sudah ada yang di-PHK sembilan orang," kata Winardi selaku koordinator aksi.

Sebelumnya, lanjut Winardi, pihak perusahaan sudah sering melakukan negosiasi dengan karyawan yang dirumahkan. Namun sayangnya, sampai saat ini tidak ada ditemukan kata mufakat.

"Negosiasi dengan pihak perusahaan sudah sering dilakukan tapi tidak ada keputusan, tapi saat ini kami ingin bertemu bos pun tidak bisa," ujarnya.

Winardi berharap pihak perusahaan dapat segera memperhatikan status karyawan yang telah dirumahkan selama enam bulan dan menerima gaji sebesar 50 persen dari gaji pokok.

"Kalau kami masih dipakai, ya dipekerjakan kembali sesegera mungkin. Karena dapur kami sudah guling ini mas, gaji yang setengah itu benar-benar tidak cukup," ungkapnya.

"Kita mau kerja di luar juga tidak bisa, terikat perjanjian. Kalau mau kerja di pabrik lain atau terikat, maka kami dianggap mengundurkan diri dan tidak akan mendapatkan hak," sambung Winardi.

Ia pun mempertanyakan sembilan karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Karena sebelumnya, PT Domus Jaya berjanji tidak akan melakukan PHK terhadap karyawan yang dirumahkan.

"Jadi, menurut kami tidak wajar juga, karena dalam keterangannya pimpinan itu tidak akan mem-PHK karyawan," tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Domus Jaya tidak bersedia menemui karyawan dan awak media dengan alasan belum melakukan janji untuk bertemu.

"Sudah menjadi kebijakan pimpinan kami di sini. Kalau mau ketemu, janjian dulu," kata salah seorang sekuriti PT Domus Jaya bernama Aji Setiawan. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID