Ditahan Kejari, Kadiskes Lampura: Saya Dizolimi!
Isti Febri Wantika
Rabu | 26/08/2020 19.40 WIB
Ditahan Kejari, Kadiskes Lampura: Saya Dizolimi!
Kadiskes Lampura Maya Metissa saat digiring penyidik Kejari Lampura menuju mobil yang berada di depan kantor./FOTO Screenshoot

RILIS.ID, KOTABUMI – Setelah menggelar beberapa kali pemeriksaan, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Utara (Lampura) akhirnya menetapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) kabupaten setempat dr. Maya Metissa sebagai tersangka.

Maya ditetapkan tersangka setelah sempat menjalani pemeriksaan sekitar lima jam di kantor kejari setempat, Rabu (26/8/2020). Usai menjalani pemeriksaan hingga pukul 15.00 WIB, penyidik memutuskan Maya ditahan.

Penyidik menduga Maya terlibat kasus korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun 2017 dan 2018 pada seluruh Puskesmas yang ada di Lampura.

Saat digiring menuju mobil yang terparkir di depan kantor Kejari Lampura, Maya terlihat sudah menggunakan rompi tahanan kejaksaan. Kendati kedua tangannya ditutupi kain, namun terlihat borgol melingkar di pergelangan tangannya tersebut.

Maya pun tak banyak komentar saat banyak awak media yang mencoba mengkonfirmasinya ketika digiring ke dalam mobil. Ia hanya mengatakan: Saya dizolimi".

Kajari Lampura Atik Rusmiati Ambarsari mengatakan, dari hasil penyidikan, tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan negara sebesar Rp2,1 miliar.

Peristiwa itu terjadi pada mata anggaran BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) yang bersumber dari dana APBN 2017 sekitar Rp15 miliar dan tahun 2018 Rp16 miliar.

”Diduga tersangka melakukan pemotongan 10 persen dari dana tersebut,” jelasnya.

Dia menambahkan, untuk saat ini, tersangka dititipkan di Rutan Kelas IIb Kotabumi sampai 20 hari ke depan hingga menunggu proses lebih lanjut.(*)

Editor Wirahadikusumah


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID