Dua Kadis Tubaba Injak Kura-Kura, Akademisi Minta Bupati Umar Tegas - RILIS.ID
Dua Kadis Tubaba Injak Kura-Kura, Akademisi Minta Bupati Umar Tegas
Wirahadikusumah
Jumat | 14/06/2019 11.16 WIB
Dua Kadis Tubaba Injak Kura-Kura, Akademisi Minta Bupati Umar Tegas
Aksi dua kadis yang injak kura-kura. FOTO: Net

RILIS.ID, Tubaba – Dua kepala dinas (Kadis) di Tulangbawang Barat (Tubaba) yang berswafoto menginjak kura-kura bisa dijerat pidana. Sebab, meski mengaku tidak ada niat ataupun unsur kesengajaan melakukan kegiatan tersebut, perbuatan itu diduga melangar UU No.41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Pada pasal 66A dalam UU itu di ayat 1 tertulis bahwa setiap orang dilarang menganiaya dan/atau menyalahgunakan hewan yang mengakibatkan cacat dan/atau tidak produktif.

Kemudian di ayat dua juga tertulis setiap orang yang mengetahui adanya perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib melaporkan kepada pihak yang berwenang.

Kemudian dalam UU yang sama di Pasal 91A juga berbunyi (1) Setiap Orang yang menganiaya dan/atau menyalahgunakan hewan sehingga mengakibatkan cacat dan/atau tidak produktif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66A ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling singkat 1 (satu) bulan dan paling lama 6 (enam) bulan dan denda paling sedikit Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan paling banyak Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).

Selanjutnya di ayat dua berbunyi: (2) Setiap Orang yang mengetahui adanya perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66A ayat (1) dan tidak melaporkan kepada pihak yang berwenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 66A ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling singkat 1 (satu) bulan dan paling lama 3 (tiga) bulan dan denda paling sedikit Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan paling banyak Rp3.000.000,00 (tiga juta rupiah).”

Pengamat hukum asal Universitas Lampung Yusdianto mengatakan, keduanya juga bisa dijerat Pasal 302 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah karena melakukan penganiayaan ringan terhadap hewan.

Karenanya, dia meminta Bupati Tubaba Umar Ahmad untuk bertindak tegas. Bukan hanya menegur keras, tetapi harus menyerahkan kepada kepolisian jika memang diketahui terjadi perbuatan melanggar hukum oleh kedua anak buahnya tersebut.

Sayang, Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi belum berhasil dikonfirmasi apakah pihaknya menindaklanjuti aksi kedua kadis tersebut. Mantan Kasatreskrim Polresta Bandarlampung itu tidak mengangkat handphonenya saat dihubungi kendati dalam kondisi aktif.

Sebelumnya, Kadisdukcapil Hariyanto dan Kadis Perikanan Hidarson telah menyampaikan permohonan maaf dan penyesalan atas kejadian itu. Permohonan maaf disampaikan kepada semua pihak, pecinta lingkungan hidup, pecinta satwa kura-kura, aktivis lingkungan hidup, organisasi pecinta lingkungan hidup seperti WALHI, termasuk juga pada Pemkab Tubaba. Mereka berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Hariyanto menjelaskan, tidak ada niat ataupun unsur kesengajaan dirinya bersama Kadis Perikanan Hidarson untuk menganiaya satwa kura-kura sebagaimana foto yang beredar di medsos.

Foto diambil saat kegiatan pembersihan Taman Kura-Kura dan pada saat itu dirinya juga membersihkan cangkang kura-kura. Dia bersama Hidarson merupakan relawan di Taman Kura-Kura Tubaba yang selama ini turut membantu pengembangan taman tersebut.(*)

Editor Wirahadikusumah


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID