Korupsi Benih Jagung, Mantan Kadis dan Rekanan Ditahan di Way Huwi
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Korupsi Benih Jagung, Mantan Kadis dan Rekanan Ditahan di Way Huwi

...
Sulaiman
Bandarlampung
17 September 2021 - 17:43 WIB
Hukum | RILISID
...
Tersangka menandatangani berita acara pelimpahan tahap II. Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Kejaksaan Tinggi Lampung melakukan pelimpahan tahap II kasus korupsi pengadaan benih jagung dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian untuk Provinsi Lampung tahun anggaran 2017 ke Kejaksaan Negeri Bandarlampung, Jumat (17/9/2021). 

Kasi Penkum Kejati Lampung Andrie W Setiawan mengatakan, kedua tersangka adalah mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Lampung Edi Yanto dan rekanan bernama Imam Mashuri.

Mereka ditahan 20 hari di Rumah Tahanan (Rutan) Way Huwi Kelas I Bandarlampung terhitung 17 September-6 Oktober 2021.

"Penahan dilakukan agar terdakwa tidak melarikan diri dan juga merusak atau menghilangkan barang bukti," ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Andrie, berkas akan langsung dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tanjungkarang untuk segera dilakukan persidangan.

Tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). 

Ini sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP subsider Pasal 3. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Korupsi Benih Jagung, Mantan Kadis dan Rekanan Ditahan di Way Huwi

...
Sulaiman
Bandarlampung
17 September 2021 - 17:43 WIB
Hukum | RILISID
...
Tersangka menandatangani berita acara pelimpahan tahap II. Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Kejaksaan Tinggi Lampung melakukan pelimpahan tahap II kasus korupsi pengadaan benih jagung dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian untuk Provinsi Lampung tahun anggaran 2017 ke Kejaksaan Negeri Bandarlampung, Jumat (17/9/2021). 

Kasi Penkum Kejati Lampung Andrie W Setiawan mengatakan, kedua tersangka adalah mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Lampung Edi Yanto dan rekanan bernama Imam Mashuri.

Mereka ditahan 20 hari di Rumah Tahanan (Rutan) Way Huwi Kelas I Bandarlampung terhitung 17 September-6 Oktober 2021.

"Penahan dilakukan agar terdakwa tidak melarikan diri dan juga merusak atau menghilangkan barang bukti," ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Andrie, berkas akan langsung dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tanjungkarang untuk segera dilakukan persidangan.

Tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). 

Ini sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP subsider Pasal 3. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya