Pejabat PUPR Lampura dan Kontraktor Dijebloskan ke Rutan Kotabumi
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Pejabat PUPR Lampura dan Kontraktor Dijebloskan ke Rutan Kotabumi

...
Isti Febri Wantika
Lampung Utara
21 Desember 2021 - 21:40 WIB
Hukum | RILISID
...
Pejabat Dinas PUPR Lampura dan Kontraktor. Foto: Istimewa

RILISID, Lampung Utara — Kejaksaan Negeri Lampung Utara (Kejari Lampura) menahan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Lampura, Yasril, Selasa (21/12/2021) malam. 

Selain itu, polisi juga mengamankan kontraktor berinisial Abdul Azim dari CV Banjar Negeri. 

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka korupsi di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lampura. 

Mereka sebelumnya sempat menjalani  beberapa jam pemeriksaan sebelum akhirnya dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kotabumi.  

Kasi Intel Kejari Lampura, I Kadek Dwiatmaja, menyebutkan penetapan kedua tersangka merupakan perkembangan penyidikan atas dugaan penyimpangan.

Yakni dalam pekerjaan peningkatan jalan di Desa Kalibalangan-Cabang Empat Tahun Anggaran 2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp3,995 miliar. 

Proses penyidikan berlangsung sejak Maret 2021. Tim penyidik Kejari telah meminta keterangan 16 saksi.

Mereka adalah Pengguna Anggaran (PA), PPK, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta tim teknis lainnya yang terlibat secara langsung.

"Termasuk juga dari kontraktor berikut tim teknis dan auditor independen," kata Kadek. 

Dari hasil perkembangan penyidikan, lanjut Kadek, tim penyidik menemukan adanya penyimpangan dalam pekerjaan proyek tersebut.

Pihaknya menemukan kekurangan volume pekerjaan yang terdiri dari pekerjaan galian biasa untuk pelebaran, lapis fondasi agregat kelas A dan B, serta lapisan aspal beton.

"Atas kasus ini negara dirugikan hingga Rp794 juta lebih,” kata Kadek kepada sejumlah wartawan.

Kedua tersangka dijerat Pasal 2 subsider Pasal 3 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Pejabat PUPR Lampura dan Kontraktor Dijebloskan ke Rutan Kotabumi

...
Isti Febri Wantika
Lampung Utara
21 Desember 2021 - 21:40 WIB
Hukum | RILISID
...
Pejabat Dinas PUPR Lampura dan Kontraktor. Foto: Istimewa

RILISID, Lampung Utara — Kejaksaan Negeri Lampung Utara (Kejari Lampura) menahan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Lampura, Yasril, Selasa (21/12/2021) malam. 

Selain itu, polisi juga mengamankan kontraktor berinisial Abdul Azim dari CV Banjar Negeri. 

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka korupsi di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lampura. 

Mereka sebelumnya sempat menjalani  beberapa jam pemeriksaan sebelum akhirnya dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kotabumi.  

Kasi Intel Kejari Lampura, I Kadek Dwiatmaja, menyebutkan penetapan kedua tersangka merupakan perkembangan penyidikan atas dugaan penyimpangan.

Yakni dalam pekerjaan peningkatan jalan di Desa Kalibalangan-Cabang Empat Tahun Anggaran 2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp3,995 miliar. 

Proses penyidikan berlangsung sejak Maret 2021. Tim penyidik Kejari telah meminta keterangan 16 saksi.

Mereka adalah Pengguna Anggaran (PA), PPK, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta tim teknis lainnya yang terlibat secara langsung.

"Termasuk juga dari kontraktor berikut tim teknis dan auditor independen," kata Kadek. 

Dari hasil perkembangan penyidikan, lanjut Kadek, tim penyidik menemukan adanya penyimpangan dalam pekerjaan proyek tersebut.

Pihaknya menemukan kekurangan volume pekerjaan yang terdiri dari pekerjaan galian biasa untuk pelebaran, lapis fondasi agregat kelas A dan B, serta lapisan aspal beton.

"Atas kasus ini negara dirugikan hingga Rp794 juta lebih,” kata Kadek kepada sejumlah wartawan.

Kedua tersangka dijerat Pasal 2 subsider Pasal 3 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya