Kategori
Rilis Network

Kaget, Didiet Sebut Kerajinan Lampung sebagai Harta Karun

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
29 April 2021 - 23:49 WIB
Budaya | RILISID
...
Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal dan Didiet Maulana. FOTO: ISTIMEWA

RILISID, Bandarlampung — Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal menghadirkan enterpreneur mentor & founder IKAT Indonesia, Didiet Maulana, untuk melatih pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

IKAT Indonesia merupakan fashion brand yang mengangkat budaya Indonesia ke dalam fashion modern.

"Kami Dekranasda Provinsi Lampung bekerjasama dan di-support Bank Indonesia perwakilan Lampung," Riana usai meninjau Lamban Batik Lampung, Bandarlampung, Kamis (29/4/2021).

Acara ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kartini.

Riana menilai Didiet Maulana merupakan sosok muda yang kreatif dan memiliki inovasi sangat luar biasa.

Sehingga, diharapkan memberi semangat untuk anak-anak muda di Lampung terus berkarya, terutama mencintai produk Indonesia.

"Kita tahu, sekarang ini lagi pandemi. Tetapi, perajin tidak boleh berputus asa. Justru nanti akan dilatih oleh Mas Didiet, diberikan ilmu bagaimana bisa bangkit lagi," ujar Riana.

Melalui pelatihan ini, Riana berharap memacu semangat dalam menghasilkan karya yang lebih baik yang dapat diterima oleh masyarakat.

Sehingga hasil kerajinan di Provinsi Lampung digemari masyarakat secara nasional bahkan internasional.

Sementara, Didiet menuturkan bahwa pelatihan offline ini merupakan kali pertama sejak pandemi Covid-19. 

"Dan memang saya tidak mau untuk ke luar kota, dalam artian menggunakan pesawat.

Kenapa saya akhirnya tergerak? Karena melihat ketulusan Ibu Riana,” paparnya.

Selain itu, ia melihat perkembangan yang sangat signifikan dan inovasi-inovasi yang dilakukan Riana untuk Lampung.

Didiet dalam kesempatan itu mengaku sangat kaget melihat berbagai hasil kerajinan di Lampung,

"Pada saat di Jakarta, melihat kerajinan Lampung tahunya hanya tapis. Namun ternyata ada tenun, batik, manduaro, dan kerajinannya pun beragam. Ini harta karun," jelas Didiet.

Lokasi yang dikunjungi Didiet di antaranya Galeri Dekranasda, Lamban Batik, UMKM House Tapis Citra, dan UMKM Batik Deandra. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

| 0 Komentar

Kaget, Didiet Sebut Kerajinan Lampung sebagai Harta Karun

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
29 April 2021 - 23:49 WIB
Budaya | RILISID
...
Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal dan Didiet Maulana. FOTO: ISTIMEWA

RILISID, Bandarlampung — Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal menghadirkan enterpreneur mentor & founder IKAT Indonesia, Didiet Maulana, untuk melatih pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

IKAT Indonesia merupakan fashion brand yang mengangkat budaya Indonesia ke dalam fashion modern.

"Kami Dekranasda Provinsi Lampung bekerjasama dan di-support Bank Indonesia perwakilan Lampung," Riana usai meninjau Lamban Batik Lampung, Bandarlampung, Kamis (29/4/2021).

Acara ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kartini.

Riana menilai Didiet Maulana merupakan sosok muda yang kreatif dan memiliki inovasi sangat luar biasa.

Sehingga, diharapkan memberi semangat untuk anak-anak muda di Lampung terus berkarya, terutama mencintai produk Indonesia.

"Kita tahu, sekarang ini lagi pandemi. Tetapi, perajin tidak boleh berputus asa. Justru nanti akan dilatih oleh Mas Didiet, diberikan ilmu bagaimana bisa bangkit lagi," ujar Riana.

Melalui pelatihan ini, Riana berharap memacu semangat dalam menghasilkan karya yang lebih baik yang dapat diterima oleh masyarakat.

Sehingga hasil kerajinan di Provinsi Lampung digemari masyarakat secara nasional bahkan internasional.

Sementara, Didiet menuturkan bahwa pelatihan offline ini merupakan kali pertama sejak pandemi Covid-19. 

"Dan memang saya tidak mau untuk ke luar kota, dalam artian menggunakan pesawat.

Kenapa saya akhirnya tergerak? Karena melihat ketulusan Ibu Riana,” paparnya.

Selain itu, ia melihat perkembangan yang sangat signifikan dan inovasi-inovasi yang dilakukan Riana untuk Lampung.

Didiet dalam kesempatan itu mengaku sangat kaget melihat berbagai hasil kerajinan di Lampung,

"Pada saat di Jakarta, melihat kerajinan Lampung tahunya hanya tapis. Namun ternyata ada tenun, batik, manduaro, dan kerajinannya pun beragam. Ini harta karun," jelas Didiet.

Lokasi yang dikunjungi Didiet di antaranya Galeri Dekranasda, Lamban Batik, UMKM House Tapis Citra, dan UMKM Batik Deandra. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

| 0 Komentar