Kala Jokowi Pakai Baju Adat Lampung, Dipastikan Terlihat Ganteng dan Berwibawa
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Kala Jokowi Pakai Baju Adat Lampung, Dipastikan Terlihat Ganteng dan Berwibawa

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
21 Agustus 2021 - 17:00 WIB
Budaya | RILISID
...
Riana Sari Arinal (tengah) menceritakan persiapan pakaian adat Lampung yang dipakai Jokowi. Foto: Kalbi Rikardo

RILISID, Bandarlampung —

Pakaian adat Pepadun Lampung terpilih menjadi busana yang dikenakan Presiden Joko Widodo saat peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan ke-76 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/8/2021).

Namun siapa sangka ada cerita menarik di balik pemilihan, persiapan, sampai keputusan menggunakan pakaian adat Pepadun untuk Jokowi. 

Hal ini tak lepas dari kerjasama apik antara Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lampung, dan budayawan Lampung.

Ketua Dekranasda Lampung, Riana Sari Arianal, menceritakan pada awal Agustus 2021, dia mendapat informasi dari protokol gubernur, yang mendapat telepon dari pihak Istana Kepresidenan.

Pihak Istana Kepresidenan meminta mempersiapkan pakaian adat Lampung yang akan dipakai presiden pada hari peringatan HUT Kemerdekaan RI.

“Akhirnya kita rapat dengan Dekranasda, Dinas Pariwisata, dan tokoh adat Budaya Lampung untuk mempersiapkan yang terbaik. Karena Lampung ini ada Saibatin dan Pepadun,” papar Riana dalam program Rilis Corner di saluran Youtube Rilisid TV, Jumat (20/8/2021).

Riana mengaku, seluruh persiapan dilakukan di Lampung. Mulai dari berburu bahan kain, penjahit, hingga pemilihan aksesoris. Semuanya melibatkan warga, tokoh, dan budayawan Lampung.

“Kita pilih Cecep Taylor untuk menjahit karena sudah jadi langganan Bapak (Gubernur Lampung). Sudah tahu kualitasnya,” ujar Riana.

Ia menjelaskan, proses pembuatan baju adat Saibatin dan Pepadun memakan waktu sekitar lima hari. Jadi pada 9 Agustus 2021 sore dan keesokan pagi dikirimkan ke Jakarta.

Soal dikonfirmasi kenapa Presiden Jokowi menjatuhkan pilihan ke baju adat Lampung, Riana mengaku tidak mengetahui. Namun yang pasti dirinya berupaya yang terbaik. 

“Pakaian adat Lampung yang dikenakan presiden adalah pakaian penyimbang ketua adat Pepadun. Kita tentunya bangga dan haru,” ujar Riana saat menjawab presenter Rilisid TV, Novi Balga.

Sementara, narasumber berikutnya Anshori Djausal mengaku sempat kaget ketika dilibatkan Dekranasda untuk membantu mempersiapakan baju adat Saibatin dan Pepadun.

Ia menjelaskan, pemilihan baju dilakukan cukup ketat. Mulai dari pakaian bagian bawah sampai atas diperhatikan secara proporsional.

“Tugas kita memastikan saat Pak Presiden mengenakan baju adat Lampung harus terlihat lebih berwibawa dan ganteng,” ucap dia.

Ia menjelaskan dalam menyusun panduan penggunaan baju adat Saibatin maupun Pepadun dilakukan secara detail. Karena, pada prinsipnya yang dipakaikan baju adat Lampung ini adalah seorang Presiden.

“Kita tidak bisa main-main karena tidak ingin menjadi pergunjingan netizen," tuturnya. 

Soal topi dan aksesoris batu Bungur yang digunakan Presiden Jokowi, Anshori mengatakan telah mendapat persetujuan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. (*)

Lihat Video Part 1:

Lihat Video Part 2:

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Kala Jokowi Pakai Baju Adat Lampung, Dipastikan Terlihat Ganteng dan Berwibawa

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
21 Agustus 2021 - 17:00 WIB
Budaya | RILISID
...
Riana Sari Arinal (tengah) menceritakan persiapan pakaian adat Lampung yang dipakai Jokowi. Foto: Kalbi Rikardo

RILISID, Bandarlampung —

Pakaian adat Pepadun Lampung terpilih menjadi busana yang dikenakan Presiden Joko Widodo saat peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan ke-76 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/8/2021).

Namun siapa sangka ada cerita menarik di balik pemilihan, persiapan, sampai keputusan menggunakan pakaian adat Pepadun untuk Jokowi. 

Hal ini tak lepas dari kerjasama apik antara Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lampung, dan budayawan Lampung.

Ketua Dekranasda Lampung, Riana Sari Arianal, menceritakan pada awal Agustus 2021, dia mendapat informasi dari protokol gubernur, yang mendapat telepon dari pihak Istana Kepresidenan.

Pihak Istana Kepresidenan meminta mempersiapkan pakaian adat Lampung yang akan dipakai presiden pada hari peringatan HUT Kemerdekaan RI.

“Akhirnya kita rapat dengan Dekranasda, Dinas Pariwisata, dan tokoh adat Budaya Lampung untuk mempersiapkan yang terbaik. Karena Lampung ini ada Saibatin dan Pepadun,” papar Riana dalam program Rilis Corner di saluran Youtube Rilisid TV, Jumat (20/8/2021).

Riana mengaku, seluruh persiapan dilakukan di Lampung. Mulai dari berburu bahan kain, penjahit, hingga pemilihan aksesoris. Semuanya melibatkan warga, tokoh, dan budayawan Lampung.

“Kita pilih Cecep Taylor untuk menjahit karena sudah jadi langganan Bapak (Gubernur Lampung). Sudah tahu kualitasnya,” ujar Riana.

Ia menjelaskan, proses pembuatan baju adat Saibatin dan Pepadun memakan waktu sekitar lima hari. Jadi pada 9 Agustus 2021 sore dan keesokan pagi dikirimkan ke Jakarta.

Soal dikonfirmasi kenapa Presiden Jokowi menjatuhkan pilihan ke baju adat Lampung, Riana mengaku tidak mengetahui. Namun yang pasti dirinya berupaya yang terbaik. 

“Pakaian adat Lampung yang dikenakan presiden adalah pakaian penyimbang ketua adat Pepadun. Kita tentunya bangga dan haru,” ujar Riana saat menjawab presenter Rilisid TV, Novi Balga.

Sementara, narasumber berikutnya Anshori Djausal mengaku sempat kaget ketika dilibatkan Dekranasda untuk membantu mempersiapakan baju adat Saibatin dan Pepadun.

Ia menjelaskan, pemilihan baju dilakukan cukup ketat. Mulai dari pakaian bagian bawah sampai atas diperhatikan secara proporsional.

“Tugas kita memastikan saat Pak Presiden mengenakan baju adat Lampung harus terlihat lebih berwibawa dan ganteng,” ucap dia.

Ia menjelaskan dalam menyusun panduan penggunaan baju adat Saibatin maupun Pepadun dilakukan secara detail. Karena, pada prinsipnya yang dipakaikan baju adat Lampung ini adalah seorang Presiden.

“Kita tidak bisa main-main karena tidak ingin menjadi pergunjingan netizen," tuturnya. 

Soal topi dan aksesoris batu Bungur yang digunakan Presiden Jokowi, Anshori mengatakan telah mendapat persetujuan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. (*)

Lihat Video Part 1:

Lihat Video Part 2:

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya