Lampung Craft Dibuka, Ajang Promosi dan Kebangkitan Pengrajin Lokal
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Lampung Craft Dibuka, Ajang Promosi dan Kebangkitan Pengrajin Lokal

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
27 Oktober 2021 - 20:44 WIB
Budaya | RILISID
...
Arinal Djunaidi dan Ketua TP PKK Lampung Riana Sari saat mengunjungi stan. Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal membuka Lampung Craft 2021, Rabu (27/10/2021).

Opening ceremony ditandai dengan pemukulan rebana di Gedung Graha Wangsa, Bandarlampung, 

Acara berlangsung meriah. Kedatangan gubernur dan rombongan disambut dengan arakan adat Pincak Khakot  diiringi musik rebana.

Lampung Craft 2021 ini akan berlangsung selama tiga hari yaitu pada 27-29 Oktober 2021 dengan Kabupaten Tanggamus sebagai ikon.

Tema yang diusung adalah "Stairway to Heaven" atau tangga ke surga.

Tema ini mengandung arti Tanggamus diberikan anugerah oleh Tuhan yang Maha Esa berupa kekayaan yang melimpah berupa sumber daya alam, kekayaan hasil laut, pertanian dan perkebunan serta destinasi wisata.

Even Lampung Craft ini juga menampilkan hasil karya kerajinan dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung serta mitra binaan dari BUMN/Swasta yang ada di Lampung. 

Arinal berharap ajang Lampung Craft ini dapat mengedukasi masyarakat Lampung yang merupakan pangsa pasar utama yang potensial untuk mencintai dan membeli produk-produk daerah kita sendiri.

"Kepada para pengrajin saya dorong untuk terus meningkatkan kualitas dan mutu produk hasilnya, mulai dari desain, bahan/material serta teknik pengerjaan sehingga mampu bersaing dengan produk-produk di tingkat nasional, regional bahkan internasional," ujar Arinal. 

Arinal menyebutkan pelaku industri kerajinan berskala kecil dan menengah (UMKM/Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) adalah pelaku ekonomi yang penting baik bagi perekonomian Lampung maupun nasional.

"UMKM, sangat berperan dalam penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Ke depan, lanjut Arinal, guna menghadapi tantangan yang ada, maka beberapa strategi yang akan dilakukan antara lain adalah dengan mengoptimalkan manfaat dari pembangunan Infrastruktur.

Lalu, penguatan kelembagaan dan strategi konsolidasi yang diarahkan untuk memperoleh akses modal ke lembaga keuangan serta membangun skala usaha yang lebih besar dan menguntungkan.

Kemudian, pengembangan jaringan usaha dan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi informasi dan ekonomi digital. Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perajin.

Dalam kesempatan itu, Arinal memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dekranasda Lampung atas upaya terus menerus yang dilakukan untuk memberdayakan perajin Lampung, mulai dari mendatangkan desainer dengan brand internasional, bimbingan teknis kepada para pengrajin, serta upaya memperkuat promosi dan pemasaran produk pengrajin.

"Selain Tanggamus, kita bangga dan bersyukur bahwa wilayah kabupaten/kota yang lain juga memiliki keragaman dan kekayaan budaya yang begitu besar," jelas Arinal.

Untuk tahun berikutnya, akan digilir pada tema dan budaya kabupaten/kota lainnya.

Sebab itu, Arinal minta masing-masing Kabupaten/kota mencari keunikan dan kekhasan budayanya untuk dipersiapkan sebagai tema dan ikon Lampung Craft tahun depan.

Dalam kesempatan sama, Riana Sari Arinal menjelaskan Lampung Craft adalah ajang pameran kerajinan terbesar di Provinsi Lampung yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung.

Dan Tahun 2021 ini merupakan penyelanggaraan Lampung Craft ke-2 (kedua) yang akan dilaksanakan pada tanggal 27-29 Oktober 2021 dan diikuti oleh 44 stan, termasuk dua di dalamnya merupakan tamu kehormatan dari Dekranasda Provinsi Banten dan Dekranasda Provinsi Sumsel, serta Dekranasda Kabupaten/kota dan UMKM baik dari Lampung maupun luar Lampung.

Riana Sari menjelaskan bahwa Lampung Craft ini bertujuan sebagai ajang promosi dan pemasaran produk kerajinan khas daerah dari para perajin di Provinsi Lampung.

Di samping itu, diharapkan melalui ajang pameran ini akan muncul perajin yang handal dan produk UMKM yang berkulitas serta unggul yang tidak kalah dengan produk daerah lain di Indonesia, bahkan mancanegara.

Sehingga dengan kegiatan ini diharapkan juga dapat membangkitkan perekonomian perajin-perajin yang ada di Provinsi Lampung. 

"Pameran ini juga tidak hanya menampilkan produk kerajinan baik dari UMKM maupun dekranasda kabupaten/kota lainnya, tetapi juga akan menampilkan variety kegiatan seperti talkshow, fashion show desainer Lampung, bazar kuliner, lomba barista dan games dengan berbagai doorprize dan hadiah menarik lainnya," jelasnya.

Lebih dari itu, Riana Sari Arinal berharap penyelenggaraan Lampung Craft 2021 akan lebih baik dari tahun sebelumnya, baik dari segi kualitas penyelenggaraannya maupun transaksinya.

Di tengah melambatnya perekonomian daerah serta menurunnya daya beli masyarakat saat ini, tidak menyurutkan kreativitas dan inovasi para pengrajin untuk menghasilkan karya yang unik dan berkualitas.

Terkait Lampung Craft 2021 dan kerajinan di Lampung, Oscar Lawalatta yang juga seorang fashion designer, sangat terkesima dengan kerajinan yang ada di Provinsi Lampung.

Ada banyak ragam kerajinan yang dimiliki Lampung, seperti batik, songket, tapis, sulam, tenun, dan lainnya.

Ia juga menilai bahwa potensi kerajinan di Lampung dapat dikembangkan untuk meramaikan fashion Indonesia.

Ia juga memberikan trik dan tips kepada pengrajin untuk agar hasil kerajinannya diminati di pasaran, antara lain mengikuti tren fashion, memperhatikan ragam warna dan pola yang disesuaikan untuk berbagai kalangan.

Usai dibuka secara resmi, Gubernur Arinal beserta rombongan melakukan kunjungan di tiap-tiap stan pameran.

Sebanyak 46 stan ikut meramaikan pameran Lampung Craft 2021 yang terdiri dari Dekranasda Kabupaten/Kota, Instansi Terkait, unsur BUMN, BUMD, Swasta, Perguruan Tinggi dan Asosiasi-Asosiasi serta Sekolah.

Adapun rangkaian kegiatan yang diselenggarakan antara lain Pameran Kerajinan, Demo Kerajinan, Talk Show, Fashion Show, Lomba Barista Lampung, dan Lomba Stan Terbaik. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Lampung Craft Dibuka, Ajang Promosi dan Kebangkitan Pengrajin Lokal

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
27 Oktober 2021 - 20:44 WIB
Budaya | RILISID
...
Arinal Djunaidi dan Ketua TP PKK Lampung Riana Sari saat mengunjungi stan. Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Riana Sari Arinal membuka Lampung Craft 2021, Rabu (27/10/2021).

Opening ceremony ditandai dengan pemukulan rebana di Gedung Graha Wangsa, Bandarlampung, 

Acara berlangsung meriah. Kedatangan gubernur dan rombongan disambut dengan arakan adat Pincak Khakot  diiringi musik rebana.

Lampung Craft 2021 ini akan berlangsung selama tiga hari yaitu pada 27-29 Oktober 2021 dengan Kabupaten Tanggamus sebagai ikon.

Tema yang diusung adalah "Stairway to Heaven" atau tangga ke surga.

Tema ini mengandung arti Tanggamus diberikan anugerah oleh Tuhan yang Maha Esa berupa kekayaan yang melimpah berupa sumber daya alam, kekayaan hasil laut, pertanian dan perkebunan serta destinasi wisata.

Even Lampung Craft ini juga menampilkan hasil karya kerajinan dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung serta mitra binaan dari BUMN/Swasta yang ada di Lampung. 

Arinal berharap ajang Lampung Craft ini dapat mengedukasi masyarakat Lampung yang merupakan pangsa pasar utama yang potensial untuk mencintai dan membeli produk-produk daerah kita sendiri.

"Kepada para pengrajin saya dorong untuk terus meningkatkan kualitas dan mutu produk hasilnya, mulai dari desain, bahan/material serta teknik pengerjaan sehingga mampu bersaing dengan produk-produk di tingkat nasional, regional bahkan internasional," ujar Arinal. 

Arinal menyebutkan pelaku industri kerajinan berskala kecil dan menengah (UMKM/Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) adalah pelaku ekonomi yang penting baik bagi perekonomian Lampung maupun nasional.

"UMKM, sangat berperan dalam penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Ke depan, lanjut Arinal, guna menghadapi tantangan yang ada, maka beberapa strategi yang akan dilakukan antara lain adalah dengan mengoptimalkan manfaat dari pembangunan Infrastruktur.

Lalu, penguatan kelembagaan dan strategi konsolidasi yang diarahkan untuk memperoleh akses modal ke lembaga keuangan serta membangun skala usaha yang lebih besar dan menguntungkan.

Kemudian, pengembangan jaringan usaha dan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi informasi dan ekonomi digital. Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perajin.

Dalam kesempatan itu, Arinal memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dekranasda Lampung atas upaya terus menerus yang dilakukan untuk memberdayakan perajin Lampung, mulai dari mendatangkan desainer dengan brand internasional, bimbingan teknis kepada para pengrajin, serta upaya memperkuat promosi dan pemasaran produk pengrajin.

"Selain Tanggamus, kita bangga dan bersyukur bahwa wilayah kabupaten/kota yang lain juga memiliki keragaman dan kekayaan budaya yang begitu besar," jelas Arinal.

Untuk tahun berikutnya, akan digilir pada tema dan budaya kabupaten/kota lainnya.

Sebab itu, Arinal minta masing-masing Kabupaten/kota mencari keunikan dan kekhasan budayanya untuk dipersiapkan sebagai tema dan ikon Lampung Craft tahun depan.

Dalam kesempatan sama, Riana Sari Arinal menjelaskan Lampung Craft adalah ajang pameran kerajinan terbesar di Provinsi Lampung yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung.

Dan Tahun 2021 ini merupakan penyelanggaraan Lampung Craft ke-2 (kedua) yang akan dilaksanakan pada tanggal 27-29 Oktober 2021 dan diikuti oleh 44 stan, termasuk dua di dalamnya merupakan tamu kehormatan dari Dekranasda Provinsi Banten dan Dekranasda Provinsi Sumsel, serta Dekranasda Kabupaten/kota dan UMKM baik dari Lampung maupun luar Lampung.

Riana Sari menjelaskan bahwa Lampung Craft ini bertujuan sebagai ajang promosi dan pemasaran produk kerajinan khas daerah dari para perajin di Provinsi Lampung.

Di samping itu, diharapkan melalui ajang pameran ini akan muncul perajin yang handal dan produk UMKM yang berkulitas serta unggul yang tidak kalah dengan produk daerah lain di Indonesia, bahkan mancanegara.

Sehingga dengan kegiatan ini diharapkan juga dapat membangkitkan perekonomian perajin-perajin yang ada di Provinsi Lampung. 

"Pameran ini juga tidak hanya menampilkan produk kerajinan baik dari UMKM maupun dekranasda kabupaten/kota lainnya, tetapi juga akan menampilkan variety kegiatan seperti talkshow, fashion show desainer Lampung, bazar kuliner, lomba barista dan games dengan berbagai doorprize dan hadiah menarik lainnya," jelasnya.

Lebih dari itu, Riana Sari Arinal berharap penyelenggaraan Lampung Craft 2021 akan lebih baik dari tahun sebelumnya, baik dari segi kualitas penyelenggaraannya maupun transaksinya.

Di tengah melambatnya perekonomian daerah serta menurunnya daya beli masyarakat saat ini, tidak menyurutkan kreativitas dan inovasi para pengrajin untuk menghasilkan karya yang unik dan berkualitas.

Terkait Lampung Craft 2021 dan kerajinan di Lampung, Oscar Lawalatta yang juga seorang fashion designer, sangat terkesima dengan kerajinan yang ada di Provinsi Lampung.

Ada banyak ragam kerajinan yang dimiliki Lampung, seperti batik, songket, tapis, sulam, tenun, dan lainnya.

Ia juga menilai bahwa potensi kerajinan di Lampung dapat dikembangkan untuk meramaikan fashion Indonesia.

Ia juga memberikan trik dan tips kepada pengrajin untuk agar hasil kerajinannya diminati di pasaran, antara lain mengikuti tren fashion, memperhatikan ragam warna dan pola yang disesuaikan untuk berbagai kalangan.

Usai dibuka secara resmi, Gubernur Arinal beserta rombongan melakukan kunjungan di tiap-tiap stan pameran.

Sebanyak 46 stan ikut meramaikan pameran Lampung Craft 2021 yang terdiri dari Dekranasda Kabupaten/Kota, Instansi Terkait, unsur BUMN, BUMD, Swasta, Perguruan Tinggi dan Asosiasi-Asosiasi serta Sekolah.

Adapun rangkaian kegiatan yang diselenggarakan antara lain Pameran Kerajinan, Demo Kerajinan, Talk Show, Fashion Show, Lomba Barista Lampung, dan Lomba Stan Terbaik. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya