Kategori
Rilis Network

PTPN VII Gelar Doa Bersama Daring, Direktur Sebut Kesehatan Karyawan Adalah Kunci

Bandarlampung
18 Juli 2021 - 14:45 WIB
Humaniora | RILISID
...
Tangkapan layar kegiatan doa bersama PTPN VII. FOTO: Humas Kandir PTPN VII

RILISID, Bandarlampung — Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) PTPN VII Kantor Direksi menggelar forum daring ini dengan tajuk “Doa Bersama untuk Keluarga Besar PTPN VII”.  

Peserta yang mengikuti dari seluruh unit kerja di Lampung, Sumatera Selatan (Sumsel), dan Bengkulu serta anak perusahaan, terlihat antuasias, Jumat lalu.

Direktur PTPN VII Ryanto Wisnuardhy hadir dan memulai acara dengan sambutan singkat. Ia mengapresiasi PHBI Kantor Direksi yang telah bersinergi untuk menggelar acara ini. Menurutnya, dalam situasi darurat kesehatan seperti ini, selain upaya fisik atau lahiriah, sebagai orang beriman harus berikhtiar secara batiniah.

“Saat ini, situasi pandemi memang sangat membutuhkan perhatian serius kita semua. Banyak saudara-saudara kita yang sedang berjuang melawan virus, Kita simpati dan harus berempati, tetapi itu tak mudah. Melalui doa ini kita dukung mereka untuk semangat agar sehat kembali,” kata Ryan.

Menyikapi pandemi ini, kata Ryan, PTPN VII proaktif dengan kebijakan pemerintah dan terus berupaya melakukan langkah-langkah antisipasi.

Sebagai perusahaan dengan jumlah karyawan cukup banyak, PTPN VII memberi perhatian khusus dalam menjaga aset manusia agar tetap sehat. Sebab, tambah dia, untuk mengerjakan pekerjaan utama di perusahaan agro ini banyak yang tidak bisa digantikan mesin atau peranti lain.

“Masalah kesehatan karyawan adalah kunci bagi perusahaan kami. Kita tahu, perusahaan agro atau perkebunan masih bersifat padat karya atau belum mekanisasi. Artinya ketergantungan kepada karyawan masih sangat tinggi. Oleh karena itu, kesehatan karyawan adalah kunci,” tambahnya.

Ryan juga mewanti-wanti kepada seluruh karyawan untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan secara ketat di semua lini dan unit kerja. Pihaknya telah menjalankan WFH atau bekerja dari rumah 100 persen di Kantor Direksi dan unit-unit kerja yang bisa dikendalikan melalui jaringan virtual. (*)

Editor : Andry Kurniawan

TAG:

Berita Lainnya

| 0 Komentar

Populer

Tag Populer

  • #LampungJaya
  • #Covid19
  • #SertifikatTanah
  • #AbjadAkhir
  • #Aplikasi

Pilihan

Baca Juga

PTPN VII Gelar Doa Bersama Daring, Direktur Sebut Kesehatan Karyawan Adalah Kunci

...
[email protected]
Bandarlampung
18 Juli 2021 - 14:45 WIB
Humaniora | RILISID
...
Tangkapan layar kegiatan doa bersama PTPN VII. FOTO: Humas Kandir PTPN VII

RILISID, Bandarlampung — Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) PTPN VII Kantor Direksi menggelar forum daring ini dengan tajuk “Doa Bersama untuk Keluarga Besar PTPN VII”.  

Peserta yang mengikuti dari seluruh unit kerja di Lampung, Sumatera Selatan (Sumsel), dan Bengkulu serta anak perusahaan, terlihat antuasias, Jumat lalu.

Direktur PTPN VII Ryanto Wisnuardhy hadir dan memulai acara dengan sambutan singkat. Ia mengapresiasi PHBI Kantor Direksi yang telah bersinergi untuk menggelar acara ini. Menurutnya, dalam situasi darurat kesehatan seperti ini, selain upaya fisik atau lahiriah, sebagai orang beriman harus berikhtiar secara batiniah.

“Saat ini, situasi pandemi memang sangat membutuhkan perhatian serius kita semua. Banyak saudara-saudara kita yang sedang berjuang melawan virus, Kita simpati dan harus berempati, tetapi itu tak mudah. Melalui doa ini kita dukung mereka untuk semangat agar sehat kembali,” kata Ryan.

Menyikapi pandemi ini, kata Ryan, PTPN VII proaktif dengan kebijakan pemerintah dan terus berupaya melakukan langkah-langkah antisipasi.

Sebagai perusahaan dengan jumlah karyawan cukup banyak, PTPN VII memberi perhatian khusus dalam menjaga aset manusia agar tetap sehat. Sebab, tambah dia, untuk mengerjakan pekerjaan utama di perusahaan agro ini banyak yang tidak bisa digantikan mesin atau peranti lain.

“Masalah kesehatan karyawan adalah kunci bagi perusahaan kami. Kita tahu, perusahaan agro atau perkebunan masih bersifat padat karya atau belum mekanisasi. Artinya ketergantungan kepada karyawan masih sangat tinggi. Oleh karena itu, kesehatan karyawan adalah kunci,” tambahnya.

Ryan juga mewanti-wanti kepada seluruh karyawan untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan secara ketat di semua lini dan unit kerja. Pihaknya telah menjalankan WFH atau bekerja dari rumah 100 persen di Kantor Direksi dan unit-unit kerja yang bisa dikendalikan melalui jaringan virtual. (*)

Editor : Andry Kurniawan

TAG:

Berita Lainnya

| 0 Komentar