Riana Targetkan Personel PMI Miliki Kompetensi sebagai Pelaku Pertolongan Pertama
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Riana Targetkan Personel PMI Miliki Kompetensi sebagai Pelaku Pertolongan Pertama

Bandarlampung
12 September 2021 - 12:09 WIB
Humaniora | RILISID
...
Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal menargetkan semua personel PMI memiliki kompetensi sebagai pelaku pertolongan pertama.

Hal itu disampaikan Riana saat menutup kegiatan pelatihan dasar pertolongan pertama pada program pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat-daerah aliran sungai (Pertama-DAS) di Markas PMI Lampung, pada Sabtu (11/9/2021).

Riana berharap kepada seluruh peserta bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam pertolongan pertama sehingga harus siap bila suatu saat dimobilisasi untuk tugas-tugas kemanusian di PMI.

Karenanya, Riana juga meminta PMI kabupaten dan kota se-Lampung dapat melaksanakan pelatihan dasar pertolongan pertama di wilayah masing-masing.

"Agar dapat menciptakan lebih banyak lagi personil PMI yang memiliki kompetensi sebagai pelaku pertolongan pertama," pinta istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ini.

Kegiatan pelatihan dasar pertolongan pertama ini terselenggara atas kerja sama PMI dengan Palang Merah Amerika (American Red Cross).

Riana pun mengucapkan terima kasih kepada American Red Cross yang telah mendukung kegiatan melalui program Pertama-DAS tahun 2020-2021. Juga bagi para pelatih yang telah memberikan ilmu dan keterampilan pertolongan pertama.

Menurutnya, pelatihan ini dilakukan guna menciptakan pelaku pertolongan pertama yang mampu menolong dirinya sendiri, keluarga dan masyarakat apabila menghadapi penderita yang memerlukan pertolongan pertama.

Selain itu juga dapat meningkatkan kemampuan petugas PMI, baik yang tergabung dalam kesatuan khusus seperti dalam Tim Satgana, pelayanan ambulans maupun sukarelawan.

"Saya meminta kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan, supaya aktif dalam kegiatan pelayanan kesehatan di wilayahnya masing-masing dan melaporkan semua aktivitas pelayanan pertolongan pertama," imbuh Riana. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Riana Targetkan Personel PMI Miliki Kompetensi sebagai Pelaku Pertolongan Pertama

...
[email protected]
Bandarlampung
12 September 2021 - 12:09 WIB
Humaniora | RILISID
...
Foto: Istimewa

RILISID, Bandarlampung — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal menargetkan semua personel PMI memiliki kompetensi sebagai pelaku pertolongan pertama.

Hal itu disampaikan Riana saat menutup kegiatan pelatihan dasar pertolongan pertama pada program pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat-daerah aliran sungai (Pertama-DAS) di Markas PMI Lampung, pada Sabtu (11/9/2021).

Riana berharap kepada seluruh peserta bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam pertolongan pertama sehingga harus siap bila suatu saat dimobilisasi untuk tugas-tugas kemanusian di PMI.

Karenanya, Riana juga meminta PMI kabupaten dan kota se-Lampung dapat melaksanakan pelatihan dasar pertolongan pertama di wilayah masing-masing.

"Agar dapat menciptakan lebih banyak lagi personil PMI yang memiliki kompetensi sebagai pelaku pertolongan pertama," pinta istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ini.

Kegiatan pelatihan dasar pertolongan pertama ini terselenggara atas kerja sama PMI dengan Palang Merah Amerika (American Red Cross).

Riana pun mengucapkan terima kasih kepada American Red Cross yang telah mendukung kegiatan melalui program Pertama-DAS tahun 2020-2021. Juga bagi para pelatih yang telah memberikan ilmu dan keterampilan pertolongan pertama.

Menurutnya, pelatihan ini dilakukan guna menciptakan pelaku pertolongan pertama yang mampu menolong dirinya sendiri, keluarga dan masyarakat apabila menghadapi penderita yang memerlukan pertolongan pertama.

Selain itu juga dapat meningkatkan kemampuan petugas PMI, baik yang tergabung dalam kesatuan khusus seperti dalam Tim Satgana, pelayanan ambulans maupun sukarelawan.

"Saya meminta kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan, supaya aktif dalam kegiatan pelayanan kesehatan di wilayahnya masing-masing dan melaporkan semua aktivitas pelayanan pertolongan pertama," imbuh Riana. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya