Kepala Daerah di Lampung Diminta Imbau Warga Salat Id di Rumah
lampung@rilis.id
Selasa | 19/05/2020 20.58 WIB
Kepala Daerah di Lampung Diminta Imbau Warga Salat Id di Rumah
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. FOTO: BIRO ADPIM/IST

RILIS.ID, Bandarlampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak bupati/walikota untuk mengimbau masyarakat melaksanakan salat Idulfitri 1441 Hijriah di rumah.

Imbauan Gubernur ini sesuai dengan amanat Menkopolhukam Mahfud MD, Menteri Agama Fachrul Razi, dan Mendagri Tito Karnavian terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

“Untuk mencegah penyebaran Covid-19, para Menteri berpesan agar Bupati dan Walikota mengimbau masyarakat untuk melaksanakan salat Idulfitri di rumah saja," jelas Arinal saat konferensi video dengan Bupati/Walikota terkait pembahasan pengamanan dan penegakkan protokol kesehatan Hari Raya Idulfitri 1441 H di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Lampung, Selasa (19/5/2020).

Dia juga mengakui bahwa pihaknya telah membuat surat edaran dan akan memasang spanduk di masjid-masjid terkait pelaksanaan salat Idulfitri di rumah.

"Tentunya ini perlu dukungan bupati/walikota untuk meningkatkan sinergi bersama lembaga keagamaan dan TNI/Polri untuk mensosisalisasikan dan imbauan terkait pelaksanaan salat Idulfitri ini," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung ini.

Arinal melarang euforia yang sifatnya menimbulkan kerumunan, seperti takbir keliling dan kegiatan lain yang mengumpulkan massa. Pihaknya juga telah membuat surat kepada Gubernur se-Sumatera agar tidak melepas warganya untuk pulang ke Pulau Jawa.

"Diharapkan bupati/walikota untuk meningkatkan sosialisasi larangan mudik kepada masyarakat," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Arinal juga membahas terkait upaya penerapan rapid test untuk mengetahui apakah terkonfirmasi Covid-19 atau tidak.

"Provinsi Lampung juga sudah ada alat PCR untuk mengetahui terkait Covid-19 lebih cepat," ujarnya.

Sementara Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto mengharapkan masyarakat mematuhi imbauan pemerintah yang disampaikan Menteri Kabinet Indonesia Maju.

"Tentunya, imbauan salat Idulfitri di rumah saja ini harus dilakukan secara massif melalui media sosial, media cetak, TV, dan radio," katanya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID