Kronologis Bentrok Massa HMI dengan Pegawai BBWSMS Lampung

Rabu | 20/02/2019 22.34 WIB
Kronologis Bentrok Massa HMI dengan Pegawai BBWSMS Lampung
Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Yana. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/El Shinta

RILIS.ID, Bandarlampung – Massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandarlampung terlibat bentrok dengan pegawai Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS) Lampung di kantor BBWSMS, Rabu (20/2/2019).

Peristiwa itu bermula saat HMI Cabang Bandarlampung melakukan unjuk rasa menuntut BBWSMS bertindak tegas dalam berbagai masalah pembebasan ganti rugi lahan di Way Bekarang Desa Sumberrejo Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung Timur.

HMI menilai proses pembebebasan lahan bendungan Way Bekarang carut marut. Bahkan penanganan kasusnya terkesan mandek, meski sudah ada tersangkanya.

"Jangan sampai ada upaya dari pihak BBWS, dan juga ada pembiaran dari pihak aparat," Ketua Umum HMI Cabang Bandarlampung Husni Mubarak.

Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Yana mengatakan, bentrokan tersebut diawali keributan antara massa dengan pegawai BBWSMS.

Bentrokan pecah setelah sekuriti BBWSMS mendorong massa pengunjuk rasa.

“Nah, karena tidak terima dengan dorongan sekuriti tersebut, para kader HMI mencoba untuk memukulnya secara beramai-ramai. Waktu kejadian tersebut langsung kita mencoba melerainya," kata Yana.

Tak lama berselang, para pegawai BBWSMS keluar dari pintu samping kantor dan menantang para kader HMI. Keributan pun tak terhindarkan dan terjadi baku hantam.

Akibat peristiwa tersebut, seorang pegawai bernama Rasdam mengalami luka di bagian kepala. Kaca kantor BBWSMS juga pecah karena dilempari batu.

"Korban sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat dan massa membubarkan diri," ujar Yana. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID