Lapor Bunda Winarti, Puskesmas Sungainibung Denteteladas, Tak Beroperasi Lagi!
lampung@rilis.id
Senin | 16/11/2020 13.25 WIB
Lapor Bunda Winarti, Puskesmas Sungainibung Denteteladas, Tak Beroperasi Lagi!
Kondisi Puskesmas Sungainibung, Denteteladas, Tulangbawang, yang tidak beroperasi lagi dan kondisinya tidak terawat./FOTO ISTIMEWA

RILIS.ID, TULANGBAWANG – Bupati Tulangbawang (Tuba) Winarti pantas marah dengan jajarannya di Dinas Kesehatan (Diskes) kabupaten setempat. Sebab, program bupati yang akrab disapa Bunda Winarti itu dalam melayani kesehatan masyarakat hingga tingkatan kampung sepertinya tidak berjalan di Kampung Sungainibung, Denteteladas, Tuba.

Itu diketahui dari informasi yang disampaikan warga setempat kepada Rilislampung.id. Menurut Marino, warga Kampung Sungainibung, Denteteladas, puskesma induk yang ada di kampungnya saat ini tidak terawat. Bahkan, halamannya ditumbuhi rumput yang cukup tinggi.

Padahal, kata dia, dahulu keberadaan gedung Puskesmas Induk Sungainibung dibangun untuk menunjang kesejahteraan dan kesehatan masyarakat kampung setempat yang kapasitas penduduknya sangat padat.

Menurutnya, jumlah kepala keluarga di kampung itu saja sekitar 4 ribu kepala keluarga yang terdiri dari 13 dusun.

”Tetapi setelah dibangun pada 2016 dan diresmikan pada 2017, puskesmas induk itu tidak berfungsi lagi. Padahal baru beroperasi hitungan bulan,” lapornya.

Ia mengatakan, warga kampungnya sangat menyayangkan puskesmas tersebut tidak difungsikan lagi. Sebab, saat puskesmas itu beroperasi, warga Kampung Sungainibung tidak jauh lagi pergi berobat ke kampung lain.

”Karena puskesmas itu tidak beroperasi, kami berobat ke kampung lain yang jarak tempuhnya cukup jauh,” keluhnya.

Marino berharap, Bupati Winarti melalui instansi terkait seperti Dinas Kesehatan Tuba memanggil kepala Puskesmas Induk Sungainibung dan mempertanyakan  mengapa puskesmas itu tidak difungsikan lagi.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Tuba Fatoni saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan mengecek informasi tersebut. Ia berjanji akan mendatangi lokasi puskemas itu.

”Akan kami cek kebenarannya dan langsung ke lokasi bersama dengan salah satu kepala bidang yang membidanginya. Mengingat sampai saat ini laporannya, puskesmas tersebut tetap beroperasi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (16/11/2020).

Dia menjelaskan, saat ini puskesmas tersebut masih berstatus puskesmas pembantu (Pustu) mengingat proses registrasi masih berlangsung di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

”Seraya menunggu proses registrasi dari Kemenkes,kita juga akan mempersiapkan SDM-nya, dan melakukan penataan di mana tempat-tempat puskesmas yang tersebar di Kabupaten Tuba yang tenaga perawat, bidannya banyak maka akan kita pindahkan ke puskesmas tersebut,” pungkasnya.(*)

Editor Wirahadikusumah


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)

 





2019 | WWW.RILIS.ID