Mengulik Motivasi Andi Surya Membidik Lagi Kursi Senator

Kamis | 13/09/2018 07.01 WIB
Mengulik Motivasi Andi Surya Membidik Lagi Kursi Senator
Andi Surya. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Segan Simanjuntak

RILIS.ID, Bandarlampung – Menjadi wakil masyarakat di parlemen sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, menjadi pilihan yang seksi bagi banyak kalangan.

Bakal calon senator tak perlu terlibat hingar bingarnya gimik dan intrik dalam partai politik. Mereka cukup mengumpulkan bukti dukungan KTP warga yang kemudian diverifikasi oleh KPU.

Jika dinyatakan lolos seleksi administrasi, maka tiket sebagai calon senator sudah dipegang. Tinggal lagi memasuki gelanggang ‘perang’ yang bernama pemilihan. 

Nah, untuk memenangi perang itu, calon senator mesti pintar-pintar melihat dan menggunakan peluang untuk merebut hati pemilih.

Bagi bakal calon petahana anggota DPD RI dari Lampung, Andi Surya, figuritas dirinya yang sudah dikenal masyarakat menjadi modal untuk membidik (lagi) kursi senator.

“Selama menjadi anggota DPRD Provinsi Lampung selama dua periode, dilanjutkan dengan menjadi anggota DPD RI, saya selalu memelihara hubungan baik dengan berbagai kalangan masyarakat,” ujar Andi pada Riliscorner di Kantor Rilislampung.Id, Senin (10/9/2018).

Andi mengatakan, untuk menjaga suara pemilihnya, dirinya kerap melakukan kunjungan ke kantong-kantong suara yang telah memilihnya.

Andi juga melakukan pendekatan kepada lapisan ataupun kelompok masyarakat secara spesifik.

“Realistis saja, rasanya tidak mungkin mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Makanya, saya lebih banyak menyentuh lapisan yang spesifik. Seperti, kalangan pendidikan, generasi milenial, para penggiat sosial, maupun sejumlah kelompok petani dan nelayan,” kata Andi yang kelahiran Banda Aceh, 11 Maret 1964 itu.

Pendiri sekaligus Ketua Yayasan Universitas Mitra Lampung dan Global Surya Lampung itu mengungkapkan, awalnya dirinya terjun ke partai politik untuk menjadi anggota DPRD Provinsi Lampung.

Setelah berjalan dua periode sejak 2004 lalu, pada pileg 2014 dirinya memilih jalur DPD. Alasannya, Andi mengaku ingin memperjuangkan kepentingan masyarakat Lampung secara lebih luas di tingkat pusat.

“Seperti bagaimana menyuarakan aspirasi masyarakat yang menginginkan terbentuknya daerah otonomi baru (DOB) seperti yang saat ini tengah diperjuangkan. Yakni, DOB Kabupaten Sungkai Bunga Mayang (Lampura), Seputih Barat dan Timur (Lamteng), dan Natar (Lamsel),” ujar Andi yang rela mundur dari Partai Hanura lantaran Peraturan KPU yang mengharuskan calon DPD mundur dari partai.

Saat ini lanjut Andi, dirinya turut mengawal perkembangan usulan DOB itu. Termasuk, ikut dalam pembahasan dengan tokoh dan masyarakat yang menginginkan DOB.

“Dengan menjadi anggota DPD, saya mengawal aspirasi masyarakat dan mengikuti perkembangannya di tingkat pusat,” kata Andi. (*)


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID