Pelaksanaan Vaksinasi di Lampung Tunggu UEA dari BPOM
Dwi Des Saputra
Senin | 04/01/2021 16.23 WIB
Pelaksanaan Vaksinasi di Lampung Tunggu UEA dari BPOM
Vaksin Sinovac disimpan di Gudang Instalasi Farmasi Kantor Dinas Kesehatan Lampung. FOTO: ISTIMEWA

RILIS.ID, Bandarlampung – Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lampung Reihana mengatakan pelaksanaan vaksinasi di provinsi ini menunggu izin Emergency Use of Authorization (UEA) yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Reihana menegaskan bahwa vaksin Sinovac asal China belum dapat digunakan karena izin UEA dari BPOM belum keluar.

"Kita masih menunggu EUA dari BPOM, untuk penggunaannya," jelas Reihana usai menghadiri pelantikan PAW anggota DPRD Lampung, Senin (4/1/2021).

Reihana menyatakan sebanyak 40.250 vaksin (single dose) sudah tiba di Lampung pada Minggu (3/1/2021) malam. 

Namun, pihaknya masih menunggu total keseluruhan vaksin yang dikirim PT Biofarma dari Bandung, Jawa Barat. 

Karena sebelumnya, Reihana mengaku mendapat informasi dari Karo Ops Polda Lampung bahwa vaksin yang dikirim mencapai 45 ribu.

"Dari semalam sampai sekarang kita masih melakukan penghitungan secara manual, karena alat hitung digital rusak," ujarnya.

Lebih lanjut, Reihana menyatakan vaksin Covid-19 disimpan di dalam ruang dingin (cool room) di gudang milik Dinas Kesehatan Lampung.

"Vaksin saat ini dismpan di instalasi farmasi kita, ada di cool room agar suhunya tetap antara 2 sampai 8 derajat celcius," paparnya.

Untuk penggunannya, Reihana menjelaskan vaksin akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan (Nakes).

"Kita prioritaskan kepada nakes yang berada di garda terdepan," tandasnya. (*)

Editor Segan Simanjuntak


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2019 | WWW.RILIS.ID