Awal Tahun 2022 Metro Catat 8 Kasus DBD, Diskes Sediakan Bubuk Abate Gratis
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Awal Tahun 2022 Metro Catat 8 Kasus DBD, Diskes Sediakan Bubuk Abate Gratis

...
Adi Herlambang Saputra
Metro
7 Januari 2022 - 17:25 WIB
Daerah | RILISID
...
Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla Andrianti. Foto: Adi

RILISID, Metro — Awal tahun ini, tepatnya periode 1-6 Januari 2022, Kota Metro mencatat delapan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Metro, Erla Andrianti, menjelaskan mereka saat ini sedang dirawat di rumah sakit.

"DBD terjadi lantaran Metro memasuki musim hujan. Di mana banyak genangan air yang menjadi tempat nyamuk berkembang biak," jelasnya, Jumat (7/1/2022). 

Menurut dia, DBD yang pada 2021 lalu terjadi 138 kasus di Metro, bisa ditekan dengan menggerakkan Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

Jumantik adalah orang yang melakukan pemeriksaan, pemantauan, dan pemberantasan jentik nyamuk penyebab DBD, aedes aegypti.

"Tentunya dengan masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan. Karena nyamuk ini bisa hidup di tempat bersih," imbau Erla.

Upaya memberantas jentik nyamuk di air dilakukan dengan menyebarkan bubuk abate.

Dia karenanya meminta masyarakat yang menginginkan bubuk abate untuk mendatangi Puskesmas. 

"Itu semua gratis dan cukup untuk mengantisipasi wabah DBD. Jangan biarkan ada genangan air di bekas bak, ember ataupun selokan yang tidak mengalir," ingatnya. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Awal Tahun 2022 Metro Catat 8 Kasus DBD, Diskes Sediakan Bubuk Abate Gratis

...
Adi Herlambang Saputra
Metro
7 Januari 2022 - 17:25 WIB
Daerah | RILISID
...
Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla Andrianti. Foto: Adi

RILISID, Metro — Awal tahun ini, tepatnya periode 1-6 Januari 2022, Kota Metro mencatat delapan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Metro, Erla Andrianti, menjelaskan mereka saat ini sedang dirawat di rumah sakit.

"DBD terjadi lantaran Metro memasuki musim hujan. Di mana banyak genangan air yang menjadi tempat nyamuk berkembang biak," jelasnya, Jumat (7/1/2022). 

Menurut dia, DBD yang pada 2021 lalu terjadi 138 kasus di Metro, bisa ditekan dengan menggerakkan Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

Jumantik adalah orang yang melakukan pemeriksaan, pemantauan, dan pemberantasan jentik nyamuk penyebab DBD, aedes aegypti.

"Tentunya dengan masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan. Karena nyamuk ini bisa hidup di tempat bersih," imbau Erla.

Upaya memberantas jentik nyamuk di air dilakukan dengan menyebarkan bubuk abate.

Dia karenanya meminta masyarakat yang menginginkan bubuk abate untuk mendatangi Puskesmas. 

"Itu semua gratis dan cukup untuk mengantisipasi wabah DBD. Jangan biarkan ada genangan air di bekas bak, ember ataupun selokan yang tidak mengalir," ingatnya. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya