DPRD Setujui APBD Lampung 2022, Pendapatan Rp6,5 Triliun, Belanja Rp7 Triliun
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

DPRD Setujui APBD Lampung 2022, Pendapatan Rp6,5 Triliun, Belanja Rp7 Triliun

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
25 November 2021 - 17:44 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menandatangani persetujuan Raperda APBD. Foto: Dwi DS

RILISID, Bandarlampung — DPRD Lampung menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2022 disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) APBD 2022, Kamis (25/11/2021).

Pendapatan daerah diproyeksikan Rp6,558 triliun, sementara belanja daerah Rp7,011 triliun. Sehingga, terdapat selisih Rp453,613 miliar.

Adapun pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan Rp644,793 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp191,18 miliar.

Selanjutnya, Rancangan Perda APBD yang telah disetujui dalam rapat paripurna DPRD Lampung ini akan diserahkan ke Mendagri untuk dievaluasi.

Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lampung, Yanuar Irawan, mengatakan kebijakan prioritas APBD 2022 disarankan pada sektor penguatan ekonomi kemasyarakat berbasis desa. 

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, kesamaan pandangan dan pemahaman dalam Raperda APBD 2022 ini amat penting. 

"Sehingga, kita semua dapat secara bersama-sama mengoptimalkan dan menyempurnakan," ucap Arinal. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

DPRD Setujui APBD Lampung 2022, Pendapatan Rp6,5 Triliun, Belanja Rp7 Triliun

...
Dwi Des Saputra
Bandarlampung
25 November 2021 - 17:44 WIB
Pemerintahan | RILISID
...
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menandatangani persetujuan Raperda APBD. Foto: Dwi DS

RILISID, Bandarlampung — DPRD Lampung menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2022 disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) APBD 2022, Kamis (25/11/2021).

Pendapatan daerah diproyeksikan Rp6,558 triliun, sementara belanja daerah Rp7,011 triliun. Sehingga, terdapat selisih Rp453,613 miliar.

Adapun pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan Rp644,793 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp191,18 miliar.

Selanjutnya, Rancangan Perda APBD yang telah disetujui dalam rapat paripurna DPRD Lampung ini akan diserahkan ke Mendagri untuk dievaluasi.

Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lampung, Yanuar Irawan, mengatakan kebijakan prioritas APBD 2022 disarankan pada sektor penguatan ekonomi kemasyarakat berbasis desa. 

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, kesamaan pandangan dan pemahaman dalam Raperda APBD 2022 ini amat penting. 

"Sehingga, kita semua dapat secara bersama-sama mengoptimalkan dan menyempurnakan," ucap Arinal. (*)

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya