Diduga Tak Sesuai Spek, Kepala Tiyuh Karta Keluhkan Proyek Jalan Ratusan Juta
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Diduga Tak Sesuai Spek, Kepala Tiyuh Karta Keluhkan Proyek Jalan Ratusan Juta

...
Surmadi
Tulangbawang Barat
16 September 2021 - 13:13 WIB
Daerah | RILISID
...
Kepala Tiyuh Sudiyaman dan warga. Foto: Istimewa

RILISID, Tulangbawang Barat — Pemerintah Tiyuh Karta mengeluhkan proyek jalan yang menurut mereka tidak sesuai spesifikasi. 

Proyek berupa peningkatan jalan dari lapisan penetrasi (lapen) ke lapisan tipis aspal pasir (latasir). 

"Material tak sesuai spek (spesifikasi) dan tidak pantas untuk dijadikan pekerjaan," ungkap Kepala Tiyuh Karta Sudiyaman, Kamis (16/9/2021). 

Menurut dia, proyek ini dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Lampung. 

Sudiyaman mengaku tidak ada koordinasi dari Dinas PUPR tentang pengerjaan jalan. 

Padahal, proyek telah berjalan selama tiga hari. Tidak ada papan informasi pekerjaan sebagaimana biasanya. 

"Jika material sudah sesuai pekerjaan akan kami terima. Tetapi jika tidak kami minta untuk diganti," harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, kepala proyek Adi menyatakan tidak ada masalah dalam pekerjaan ini. 

"Material sudah sesuai petunjuk dan telah uji lab (laboratorium)," terang Adi. 

Ia menjelaskan proyek memiliki panjang 357 meter dengan lebar 3 meter.

"Pagu pekerjaan sebesar Rp296 juta," ujarnya. 

Sementara, sampai berita diturunkan, konsultan pekerjaan belum bisa dikonfirmasi. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya

Diduga Tak Sesuai Spek, Kepala Tiyuh Karta Keluhkan Proyek Jalan Ratusan Juta

...
Surmadi
Tulangbawang Barat
16 September 2021 - 13:13 WIB
Daerah | RILISID
...
Kepala Tiyuh Sudiyaman dan warga. Foto: Istimewa

RILISID, Tulangbawang Barat — Pemerintah Tiyuh Karta mengeluhkan proyek jalan yang menurut mereka tidak sesuai spesifikasi. 

Proyek berupa peningkatan jalan dari lapisan penetrasi (lapen) ke lapisan tipis aspal pasir (latasir). 

"Material tak sesuai spek (spesifikasi) dan tidak pantas untuk dijadikan pekerjaan," ungkap Kepala Tiyuh Karta Sudiyaman, Kamis (16/9/2021). 

Menurut dia, proyek ini dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Lampung. 

Sudiyaman mengaku tidak ada koordinasi dari Dinas PUPR tentang pengerjaan jalan. 

Padahal, proyek telah berjalan selama tiga hari. Tidak ada papan informasi pekerjaan sebagaimana biasanya. 

"Jika material sudah sesuai pekerjaan akan kami terima. Tetapi jika tidak kami minta untuk diganti," harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, kepala proyek Adi menyatakan tidak ada masalah dalam pekerjaan ini. 

"Material sudah sesuai petunjuk dan telah uji lab (laboratorium)," terang Adi. 

Ia menjelaskan proyek memiliki panjang 357 meter dengan lebar 3 meter.

"Pagu pekerjaan sebesar Rp296 juta," ujarnya. 

Sementara, sampai berita diturunkan, konsultan pekerjaan belum bisa dikonfirmasi. (*) 

Editor : gueade

TAG:

Berita Lainnya